Asah Skill Olah Vokal, Kelas “Triple Threat” Tarik Minat Calon VO Talent & Dubber Baru di Jakarta

Asah Skill Olah Vokal, Kelas "Triple Threat" Tarik Minat Calon VO Talent & Dubber Baru di Jakarta
Para peserta Kelas VO dan Dubber dengan para Mentor. (dik)

​Jakarta, SERU.co.id – Industri kreatif bidang sulih suara (dubbing) dan voice over (VO) di Indonesia kian diminati. Hal ini terbukti dengan suksesnya penyelenggaraan pelatihan bertajuk “Triple Threat: 3 Mentor, 1 Kelas, Level Up!!” yang berlangsung secara Offline dan Online, Sabtu, 18/4/2026.

Penyelenggara ​Acara, Anitha Martha kepada SERU.co.id menuturkan, acara yang dipusatkan di Yan Kedai Kopi ini dihadiri puluhan peserta yang datang langsung maupun Via Daring. Mereka sangat antusias untuk menggali potensi vokal mereka agar dapat terjun pada profesi pengisi suara. Meski kuota kelas tatap muka (offline) telah habis terjauh-jauh hari, antusiasme peserta kelas lewat daring tetap membludak.
​
“​Pelatihan ini sengaja menghadirkan tiga nama besar di industri suara Indonesia sebagai mentor utama, yakni Agus Nurhasan, ​Irwan Ardian dan saya sendiri (Anita Martha),” seru VO Talent sejumlah program infotainment televisi ini.

Bacaan Lainnya

​Materi yang disajikan tidak hanya menyentuh permukaan, melainkan dikupas tuntas dalam tiga sesi intensif. Para peserta dibekali dengan Pengenalan dunia VO dan Dubbing serta latihan pernapasan diafragma untuk ketahanan vokal oleh Agus Nurhasan. Pakar Voice Acting ini juga berbagi tips seorang dubber dalam menghidupkan karakter.

“Eksplorasi suara diperlukan agar kira tau bisa berperan sebagai apa saja,” ungkap Dubber profesional sejumlah film kartun di Tanah Air itu.

Sementara itu Irwan Ardian lebih kepada Sharing pengalaman tentang sejumlah iklan yang pernah dibawakannya. Dalam menjalankan tugas sebagai Vo Talent, dituntut untuk benar-benar memahami keinginan dari klien. Ia juga menyebutkan, seorang Voice Over talent iklan harus dapat menarik perhatian, membangun emosi, menyampaikan pesan brand dan mendorong aksi beli atau klik.

“Setiap iklan itu memiliki rasa suara dan karakter yang berbeda-beda,” cetusnya.

Sementara itu Anitha Martha sendiri lebih banyak memberikan materi seputar bedah skrip seputar VO untuk program televisi. Tiap peserta juga mendapatkan waktu untuk membawakan contoh naskah Voice Over dari program infotainment yang sudah pernah ditayangkan. Para peserta juga langsung mendapatkan evaluasi instan (feedback) yang sangat berharga untuk memperbaiki kualitas suara dan penjiwaan mereka.

“Semoga acara ini dapat membuka pintu seluas-luasnya bagi talenta muda untuk terjun ke dunia VO dan Dubber profesional. Karena Jadi Pro, Harus Bisa Apa Aja!”, tukasnya.

Sementara itu, Vira, salah satu peserta Offline mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan yang berlangsung mulai pagi hingga sore itu benar-benar dapat memberikan ilmu yang bermanfaat baginya.

“Mudah-mudahan ini menjadikan kita peserta untuk bisa “Up Level” dan membuka peluang lebih besar di dunia Vo dan Dubber”. pungkasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Presiden Komunitas Voice Over Talent, Dubber and Announcer Indonesia (KVDAI), Arief Budiman. Komunitas dengan jumlah sekitar 23.000 anggota se-Indonesia dari berbagai profesi yang juga memiliki hobi dan pekerjaan sebagai Voice Over Talent, Dubber dan penyiar di dalam dan luar negeri. (dik/ono)

 

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id