Jelang Akhir Tahun, Wisata Edukasi Batik Olive Kota Batu Alami Peningkatan Kunjungan 30 Persen

Jelang Akhir Tahun, Wisata Edukasi Batik Olive Kota Batu Alami Peningkatan Kunjungan 30 Persen
Aktivitas praktek pembuatan batik oleh rombongan wisata yang datang ke Batik Olive Kota Batu. (ist)

Batu, SERU.co.id – Mendekati penutup tahun 2025, sektor wisata edukasi di Kota Batu menunjukkan geliat positif. Salah satu destinasi yang mengalami lonjakan signifikan adalah sentra Batik Olive, yang berada di Galeri Jalan Raya Oro-oro Ombo Kota Batu.

Batik Olive telah dikenal lama sebagai pelopor batik tulis asli khas Kota Batu dengan motif-motif unik yang mengangkat ikon lokal seperti apel dan bunga anggrek.

Bacaan Lainnya

Andy, salah satu pengelola Batik Olive mengatakan, peningkatan kunjungan ini didominasi oleh rombongan kedinasan, lembaga pendidikan maupun wisatawan keluarga. Mereka mengisi waktu untuk mendapatkan pengalaman langsung membatik.

​“Akhir tahun selalu membawa berkah. Sejak awal November, permintaan untuk paket wisata edukasi membatik sudah meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan bulan biasa,” serunya.

​Batik Olive sendiri menawarkan pengalaman edukasi yang menyeluruh. Wisatawan diajak memahami filosofi motif, mulai dari motif klasik hingga kontemporer yang mencerminkan identitas Kota Batu.

“Para pengunjung kesini tidak hanya untuk membeli, tetapi ingin praktik langsung proses mencanting hingga pewarnaan. Ini menunjukkan masyarakat semakin menghargai proses di balik selembar kain batik,” ujar Iwan.

Tidak hanya cara pembuatan saja, namun yang terpenting juga adalah bagaimana cara merawat kain batik atau kemeja berbahan batik tulis yang benar. Hal ini dilakukan agar bahan kain bisa bertahan lama dan nampak baru meskipun lama digunakan.

“Kami juga memberikan edukasi Bagaimana cara merawat batik ini, karena kalau asal cuci saja, maka produk tersebut bisa pudar dan terlihat lusuh,” inbuhnya

Aktivitas ini sejalan dengan upaya Pemkot Batu dalam memperkuat industri wastra lokal si Kota Batu agar mendunia. ​Lonjakan pengunjung di sentra-sentra kerajinan batik di Kota Batu diperkirakan akan terus berlanjut hingga libur panjang Natal dan Tahun Baru. Para pelaku usaha batik optimistis momentum ini tidak hanya meningkatkan omzet, tetapi juga memperkuat branding Kota Batu sebagai destinasi yang kaya akan alam, seni, dan kreativitas.

“Kami berupaya untuk menjaga kelestarian batik sebagai salah satu warisan budaya dari leluhur bangsa Indonesia,” pungkasnya. (dik/mzm)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan KKB Bank jatim