“Tadi kami berangkat ke sekolah, kaget karena kondisi bangunan yang ambrol juga semakin kelihatan parah. Sementara sabtu dan minggu kemarin libur,” imbuhnya.
Dengan kondisi bangunan SD dan SMP Satap yang memprihatinkan ini, pihaknya berharap, kerusakan yang sudah dilaporkan segera bisa dibenahi. Minimnya ruangan juga membuat pihak sekolah yang areanya menjadi satu itu, tidak mempunyai banyak pilihan untuk bisa memanfaatkan gedung atau ruangan yang lain. (dik/mzm)
Baca juga:
- Toleransi Nyata, Gereja di Malang Jadi Persinggahan Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU
- Penonaktifan Mendadak PBI BPJS Kesehatan Picu Kekacauan, Begini Respon BPJS dan Kemensos
- Sepanjang 2025, 24 Ribu Wisatawan Asing Kunjungi Obyek Wisata Coban Sewu
- PCNU Kota Malang Dirikan 100 Posko Layanan Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU
- Kodim 0833 Gelar Gerakan Indonesia ASRI, Wujud Lingkungan Bersih dan Sehat








