BANDUNG – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terus menjadi jembatan efektif bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia industri. Salah satu cerita inspiratif datang dari Nihaal Ghoist Nazhiifah, mahasiswa program studi Agribisnis, Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan, Universitas Brawijaya PSDKU Kediri, yang berkesempatan mengikuti program magang di Casa Farm Bandung.
Selama program berlangsung, Nihaal terlibat langsung dalam ekosistem agribisnis yang terintegrasi, mulai dari hulu (proses produksi) hingga ke hilir (pemasaran dan edukasi masyarakat).
Daftar Isi
Menyelami Operasional Greenhouse Berbasis Teknologi
Aktivitas utama Nihaal berfokus pada budidaya hortikultura modern menggunakan sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) dan Deep Flow Technique (DFT). Komoditas yang ditangani meliputi kangkung, pakcoy, selada, selada romaine, hingga rosemary.
Di dalam greenhouse, Nihaal bertanggung jawab melakukan monitoring kualitas larutan nutrisi secara rutin. Pengukuran parameter krusial seperti pH, Electrical Conductivity (EC), Parts Per Million (PPM), dan suhu air dilakukan pada setiap tandon untuk memastikan pertumbuhan tanaman yang optimal.
Berdasarkan standar kerja di Casa Farm Bandung, tanaman kangkung dan pakcoy ditargetkan memilik i kadar EC 2,1 (setara 1000 PPM), sedangkan untuk komoditas selada diatur ketat pada angka EC 1,7 (setara 800 PPM).
Meski demikian, operasional di lapangan tidak minim tantangan. Cuaca wilayah Lembang yang tidak menentu dan berubah acak secara mendadak menjadi tantangan eksternal tersendiri. Selain itu, tata ruang greenhouse yang menyatu langsung dengan kebun strawberry membuat pintu sering dibuka-tutup oleh pengunjung, sehingga memicu tingginya potensi hama masuk ke area hidroponik.
Mengasah Kemampuan Edukasi dan Pemasaran Digital
Selain aspek teknis budidaya, Casa Farm Bandung juga berfungsi sebagai pusat edukasi pertanian modern bagi anak sekolah, mahasiswa, masyarakat umum, hingga para pensiunan. Di sini, Nihaal mengasah kemampuan komunikasinya dengan menjadi fasilitator yang menyampaikan informasi pertanian hidroponik secara interaktif dan mudah dipahami.
Tidak berhenti di situ, Nihaal juga ambil bagian dalam strategi komunikasi pemasaran digital. Ia terlibat aktif dalam:
- Dokumentasi kegiatan operasional.
- Pembuatan konten foto dan video kreatif.
- Pengelolaan dan publikasi informasi di media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube untuk memperluas jangkauan promosi Casa Farm.
Produk-produk sayuran segar hasil budidaya tersebut kemudian dipasarkan secara langsung kepada pengunjung, konsumen retail, serta berbagai mitra bisnis Casa Farm Bandung.
Peningkatan Kompetensi dan Kerja Sama Tim
Pelaksanaan program MBKM ini memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kompetensi Nihaal, baik dari segi pengetahuan (hard skills) maupun sikap profesional (soft skills). Melalui interaksi dan kolaborasi intensif dengan pembimbing lapangan serta sesama peserta magang, Nihaal belajar pentingnya koordinasi tim dan adaptasi di lingkungan kerja nyata.
Pengalaman komprehensif di Casa Farm Bandung ini diharapkan dapat menjadi bekal kuat bagi Nihaal Ghoist Nazhiifah dalam meniti karier di industri agribisnis masa depan, sekaligus membawa inovasi pertanian modern sekembalinya ke lingkungan akademis Universitas Brawijaya.









