Batu, SERU.co.id – Pola peredaran gelap narkotika yang mulai menyasar anak-anak usia sekolah memicu respons cepat dari aparat penegak hukum. Sebagai langkah antisipasi, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Batu menggelar sosialisasi dan pembinaan khusus bagi siswa tingkat dasar.
​Sosialisasi yang dikemas secara interaktif dan bersahabat ini dipimpin oleh dua personel perempuan Satresnarkoba, Aipda Dhesi Fabiyanti dan Brigpol Stifi Pangestika. Keduanya memberikan pemahaman komprehensif mengenai jenis-jenis zat adiktif, dampak buruknya terhadap tumbuh kembang, hingga taktik menghindari bujuk rayu para pengedar. ​
Dalam penjelasannya, Aipda Dhesi mengingatkan para siswa untuk lebih selektif dan waspada saat berinteraksi di luar lingkungan keluarga, terutama terkait jajanan yang mereka konsumsi.
​”Kami meminta anak-anak untuk tidak mudah menerima pemberian makanan, minuman, atau permen dari orang yang tidak dikenal. Saat ini, cara pengedar menyamarkan narkoba semakin beragam,” seru Dhesi di SDN 2 Bumiaji, Kota Batu, Kamis (11/6/2026).
​Ia juga mengajak pihak sekolah dan siswa untuk konsisten menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas yang produktif, seperti olahraga dan pengembangan bakat.
​Dihubungi secara terpisah, Kapolres Batu AKBP Dr. Aris Purwanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Ps. Kasi Humas Iptu M. Huda Rohman, mengonfirmasi. Edukasi di tingkat sekolah dasar merupakan prioritas instansinya saat ini, karena usia dini adalah periode untuk membangun fondasi mental yang kuat.
“Anak-anak harus memiliki daya tangkal internal sejak dini. Ketika mereka paham dari awal bahwa narkoba itu merusak masa depan, mereka akan otomatis menolak. Fondasi ‘Say No to Drugs’ inilah yang sedang kita tanamkan,” jelas Iptu M. Huda Rohman.
​Pihak Polres Batu memastikan program pembinaan ini tidak akan berhenti di satu sekolah saja. Melainkan bakal bergulir secara berkala ke berbagai lembaga pendidikan lain di wilayah hukum Kota Batu.
“Kami dari Kepolisian juga berharap adanya sinergi yang kuat antara guru dan orang tua dalam mengawasi keseharian anak demi mewujudkan Kota Batu yang Bersih dari Narkoba (Bersinar),” pungkasnya. (dik/mzm)









