Dua Jemaah Haji Asal Jember Meninggal di Mekkah

Dua Jemaah Haji Asal Jember Meninggal di Mekkah
Suasana saat briefing jemaah haji dari Jember. (Ist.)

Jember, SERU.co.id – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Dua orang jemaah haji asal Kabupaten Jember, dilaporkan meninggal dunia saat menjalani rangkaian ibadah haji 2026. Keduanya meninggal, diduga mengalami kelelahan fisik.

Kasubag TU Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember, Samhadi, membenarkan kabar tersebut. Dua jemaah yang wafat diketahui berasal dari kelompok terbang (kloter) yang berbeda.

Bacaan Lainnya

“Iya benar, ada dua jemaah kita yang wafat di Tanah Suci. Diduga karena kelelahan fisik setelah melaksanakan aktivitas ibadah di Mekkah,” seru Samhadi, Kamis (4/6/2026).

Jemaah pertama yang meninggal dunia adalah Ngatiyah Marijo (58), warga Dusun Kepel, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan. Ngatiyah tergabung dalam Kloter 91 melalui KBIHU Assunniyyah Kencong.

Samhadi menjelaskan, Ngatiyah mengembuskan napas terakhirnya pada 16 Mei 2026, tak lama setelah mendarat di Tanah Suci. Diketahui, Kloter 91 baru saja diberangkatkan dari Jember pada 14 Mei 2026.

“Setelah melakukan tawaf wajib (qudum), beliau mengeluh capek kepada suaminya lalu terduduk,” ujarnya.

Ngatiyah yang diketahui memiliki riwayat penyakit jantung tersebut meninggal dunia di area Masjidil Haram, Mekkah. Karena wafat sebelum sempat melaksanakan rangkaian ibadah inti, ibadah haji almarhumah akhirnya dibadalkan.

“Sementara jemaah kedua yang wafat adalah Supandi Arjad (58), warga Dusun Darungan, Desa Lembengan, Kecamatan Ledokombo. Supandi yang tergabung dalam Kloter 90 melalui KBIHU Al-Barokah Kalisat ini meninggal dunia pada 1 Juni 2026,” paparnya.

Berbeda dengan Ngatiyah, Supandi mengembuskan napas terakhir di kamar hotel tempatnya menginap, justru setelah merampungkan seluruh rangkaian ibadah puncak haji. Sehari sebelum wafat, Supandi bahkan masih bugar dan menyelesaikan tawaf ifadah.

“Beliau sempat melakukan tawaf ifadah, kemudian pamit istirahat kepada keluarga. Saat subuh mau dibangunkan, ternyata sudah meninggal dunia,” tambahnya.

Kini, kata dia, kedua jenazah jemaah asal Jember tersebut telah dimakamkan di tempat pemakaman terkenal di Mekkah, yakni Pemakaman Ma’la. Keduanya diketahui berangkat ke Tanah Suci didampingi pasangan masing-masing.

Meski ada dua jemaah yang gugur, Kemenag Jember memastikan kondisi kesehatan jemaah haji asal Jember lainnya secara umum terpantau aman dan kondusif.

“Belum ada laporan keluhan kesehatan yang menonjol (dari jemaah lain),” tandasnya.

Sebagai informasi, saat ini, seluruh jemaah haji asal Jember masih berada di Mekkah. Sesuai jadwal, mereka akan segera bergeser ke Madinah sekitar 10 hari menjelang jadwal kepulangan resmi ke Indonesia. (sgt/mzm)

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id