HUT ke-112, DPRD Kota Malang Komitmen Majukan Seni Budaya dan Sektor Pariwisata

HUT ke-112, DPRD Kota Malang Komitmen Majukan Seni Budaya dan Sektor Pariwisata
Ketua DPRD Kota Malang mengatakan, Perda Pemajuan Kebudayaan akan dirampungkan tahun ini. (bas)

Malang, SERU.co.id  – DPRD Kota Malang menegaskan komitmennya untuk fokus memajukan seni budaya lokal di tengah HUT ke-112 tahun ini. Hal tersebut dilakukan dengan segera merampungkan Perda Pemajuan Kebudayaan.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita SS mengungkapkan, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) telah menyusun sejumlah rancangan peraturan daerah (Perda). Ia menegaskan, pihaknya akan merampungkan rancangan Perda tersebut di tahun 2026.

Bacaan Lainnya

“Dari daftar tersebut, sekitar empat hingga lima merupakan inisiatif DPRD. Salah satu Perda yang menjadi prioritas adalah Perda tentang Pemajuan Kebudayaan,” seru Mia, sapaan akrabnya.

Ia mengatakan, regulasi tersebut sempat tertunda, karena proses di tingkat provinsi. Namun, kini telah mendapatkan persetujuan untuk dilanjutkan demi mendorong upaya pelestarian budaya lokal Kota Malang.

“Insyaallah setelah Ramadan dan Lebaran, kita akan kembali gas untuk menyelesaikan Perda. Termasuk Pemajuan Kebudayaan yang sudah cukup lama tertunda,” jelasnya.

Alumni Sastra Inggris UM itu sebelumnya juga getol menyuarakan pentingnya pelestarian budaya lokal. Ia mendorong Pemkot Malang mengintegrasikan upaya pelestarian seni budaya lokal dengan sektor wisata.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Wali Kota, sebetulnya kita punya potensi luar biasa. DKM (Dewan Kesenian Malang) itu dekat sekali dengan Kayutangan Heritage dan seharusnya bisa menjadi satu kesatuan,” ungkapnya.

Jika konektivitas DKM–Kayutangan Heritage terealisasi, ia yakin akan lahir kawasan wisata unggulan di pusat Kota Malang. Kekuatan utamanya terletak pada pertunjukan seni dan kekayaan budaya lokal yang selama ini belum terekspos luas.

“Di beberapa daerah seperti Bali dan Yogyakarta sudah punya jadwal khusus seni pertunjukan. Saya berharap Malang juga punya ciri khas seperti itu,” ujarnya.

Mia optimistis, kemajuan daerah yang ditopang integrasi sektor wisata dan pelestarian seni budaya tidak hanya berdampak positif bagi perekonomian daerah. Tapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan pelaku seni dan budaya.

Disamping itu, ia juga menegaskan komitmen DPRD Kota Malang untuk terus melakukan evaluasi kinerja. Diakuinya, pihaknya sebagai wakil rakyat yang tidak lepas dari kekurangan siap menerima masukan masyarakat.

“Kami sangat terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Kritik dan saran sangat penting untuk memperbaiki kinerja kami ke depan,” tandasnya. (bas/rhd)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id