Ia menyebut, Komnas HAM belum dapat memberikan kesimpulan terkait pemeriksaan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya akan menyampaikan kesimpulan pada laporan akhir.
“Nanti akan kami munculkan di laporan akhir,” ujarnya.
Selain Bharada E, ajudan Irjen Ferdy lainnya juga turut diperiksa oleh Komnas HAM. Terlihat lima ajudan yang datang ke Komnas HAM.
Bharada E diperiksa terkait peristiwa polisi tembak polisi di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Peristiwa tersebut menewaskan Brigadir Y pada Jumat (8/7/2022).
Kapolri Jenderal Sigit Listyo telah membentuk tim khusus untuk mendalami kasus ini. Pihak yang dilibatkan adalah Komnas HAM dan Kompolnas.
Sementara itu, pihak keluarga Brigadir Y melaporkan insiden tersebut ke Bareskrim Polri. Dalam laporan mereka, dugaan yang dilaporkan adalah pembunuhan berencana, pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal. (hma/rhd)
Baca juga:
- Alun-Alun Merdeka Kebanggaan Warga Kota Malang Diresmikan, Integrasikan Penataan Wisata Heritage Terpadu
- UM Kolaborasi KKC Japan, Wujud Komitmen Hadapi Tantangan Dunia Kerja Internasional
- Bupati Malang Dorong Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cetak Generasi Berkarakter
- Tim Apatte62 Brawijaya Juarai Shell Eco-marathon 2026, Lolos ke Global Championship 2027
- Jembatan Gantung Termangu, Akses Cepat dan Harapan Baru untuk Warga Desa








