Tempe Mendoan Banyumas, Pertama Ada di Kota Malang

Owner tempe mendoan khas Banyumas di Kota Malang. (ws6) - Tempe Mendoan Banyumas, Pertama Ada di Kota Malang
Owner tempe mendoan khas Banyumas di Kota Malang. (ws6)

Malang, SERU.co.id – Abdul Majid, warga asli Purwokerto,  Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah merupakan orang pertama yang merintis usaha tempe mendoan di Kota Malang, sejak tahun 1997. Usaha yang didirikan tersebut diberi nama Qie Mendoan, jika diartikan qie (Bahasa daerah Banyumas) itu memiliki arti ini.

Owner Qie Mendoan, Abdul Majid mengaku, mendoan merupakan makanan khas yang berasal dari Jawa Tengah. Yang memiliki rasa, tekstur dan juga aroma yang berbeda dengan tempe Malang. Hak tersebut dikarenakan pada proses pembuatannya sangatlah berbeda.

Bacaan Lainnya

“Ini khas Jawa Tengah, pusat Banyumas, memang beda diperlakukan pada saat proses  pembuatannya beda. Tempe mendoan ini kalau dibuat seperti Kasin, malah tidak keluar jalurnya, demikian pula sebaliknya,” seru Abdul Majid, saat dikonfirmasi SERU.co.id.

Dirinya menjelaskan, tempe mendoan nyatanya wajib dibungkus mengunakan daun pisang. Karena dengan dibungkus daun tersebut aroma dan rasa yang ditimbulkan akan berbeda jika dibungkus dengan plastik. Dirinya juga mengaku, tempe nyatanya memiliki rasa yang berbeda dengan tempe- mendoan yang diproduksi orang lain.

Rasanya tempe itu terasa beda dengan tempe mendoan yang produknya dibuat di Malang, kemudian yang buat orang Malang.

“Karena apa, mereka prosesnya mungkin beda ya, dengan saya. Karena saya asli sana, memang resepnya saya bawa dari sana (Purwokerto),” jelasnya.

Awal dirinya merintis, Abdul Majid memulai berjualan mendoan yang sudah matang di depan Taman Krida, Sukarno Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Namun kini hal tersebut tidak lagi dia tekuni, justru yang meneruskan adalah sang anak dan dirinya fokus untuk produksi di rumahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *