Batu, SERU.co.id – Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) setiap 21 Februari, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu menggandeng seniman Kota Batu untuk memperingatinya. Yaitu dengan membuat patung manusia terbuat dari plastik. Patung yang terbuat dari sampah ini dikreasikan oleh seniman yang tergabung dalam kelompok MAOSart.
Koordinator seniman MAOSart, Rochim mengatakan, 1.001 patung ini nantinya akan ditempatkan di sepanjang jalan Panglima Sudirman Batu. Pada awalnya, untuk membuat patung ini melibatkan pelajar di Kota Batu. Namun perkembangannya, juga akan dibuat oleh banyak pihak.
“Konsep peserta sudah berkembang, awalnya kita ingin semua siswa sekolah. Namun biar lebih merata dan cepat bikinnya, kita libatkan banyak masyarakat dan lembaga. Mulai Wali Kota, Dinas, Koramil, kepolisian, camat, lurah/kepala desa, kejaksaan, DPRD dan lainnya,” seru Rochim.
Ia juga menjelaskan, saat ini pihaknya sedang membuat tutorial pembuatan patung, agar mudah ditiru oleh peserta pembuat patung lainnya.
“Ini sudah jadi satu patung buat contoh, dan sekarang sedang dibuatkan tutorialnya. Supaya nanti yang ikut membuat patung sampah ini mudah menirunya,” terang Rochim, anggota Divisi Seni Rupa, Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Batu.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Aris Setiawan mengatakan, alasan pembuatan 1.001 patung manusia sampah dari plastik. Karena sampah plastik adalah jenis sampah yang paling sulit dan paling lama terurai. Pihaknya juga memiliki target untuk mengurangi sampah plastik di tahun ini.
“Maka dari itu, kami adakan kegiatan terstandart Rekor Muri Nasional dalam pengurangan sampah plastik. Kami menargetkan, pengurangan sampah hingga 24 persen di tahun 2022,” ungkapnya.
Adanya kreasi pembuatan patung sampah plastik ini, diharapkan akan ada banyak sampah yang berkurang. Karena produksi sampah di Kota Batu, bisa mencapai 70 ton setiap harinya. (ws3/rhd)
Baca juga:
- Strategi Entaskan Kemiskinan, Pemkab Jember Siapkan Kolaborasi Perhutanan Sosial Lewat Skema IAD
- CIMB Niaga Resmikan Syariah Digital Branch Dukung Ekosistem Halal di Malang Raya
- Tutup KCS 39, SMK PGRI 3 Malang Kukuhkan 987 Siswa Baru Skariga
- Ustazah Nia Hajar Ternyata Sosok AI, Begini Respons Berbagai Pakar
- Mengapa Rumah Jampidsus Dijaga TNI di Tengah Penyidikan Kasus Korupsi Besar?









