Mahasiswa Magang MBKM Universitas Brawijaya Didampingi PPL Desa Karangrejo Melaksanakan Sosialisasi Tata Cara Penjualan Gabah ke BULOG dan Kriteria Gabah Bermutu Tinggi

Mahasiswa Magang MBKM Universitas Brawijaya Didampingi PPL Desa Karangrejo Melaksanakan Sosialisasi Tata Cara Penjualan Gabah ke BULOG dan Kriteria Gabah Bermutu Tinggi
Kelompok Tani Sido Makmur, PPL Desa Krangrejo, dan Mahasiswa MBKM

Karangrejo Kab. Kediri, 13 Februari 2026 – Mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Brawijaya yang sedang melaksanakan magang di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ngasem Kab. Kediri melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai tata cara penjualan gabah ke BULOG serta kriteria gabah yang memiliki mutu tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan langsung dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Karangrejo sebagai upaya meningkatkan pemahaman petani mengenai pemasaran hasil panen dan pentingnya menjaga kualitas gabah.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh anggota kelompok tani Desa Karangrejo yang antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa bersama PPL menjelaskan peran BULOG sebagai lembaga yang bertugas menyerap gabah hasil panen petani sesuai ketentuan pemerintah guna menjaga stabilitas harga gabah dan mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui penjualan gabah ke BULOG, petani diharapkan memiliki alternatif pemasaran yang memberikan kepastian pembelian dan harga yang lebih terjamin.

Bacaan Lainnya

Selain itu, mahasiswa memaparkan tahapan penjualan gabah ke BULOG, mulai dari persiapan hasil panen, pemeriksaan kualitas gabah, koordinasi dengan petugas atau mitra BULOG, hingga proses penyerahan gabah. PPL Desa Karangrejo turut memberikan penjelasan mengenai prosedur yang berlaku di wilayah setempat serta berbagi pengalaman dalam mendampingi petani selama proses penjualan hasil panen kepada BULOG.

Pada sesi berikutnya, mahasiswa menjelaskan kriteria gabah yang memiliki mutu tinggi. Gabah yang berkualitas ditandai dengan tingkat kematangan panen yang optimal, kadar air yang sesuai standar, bebas dari campuran kotoran, memiliki persentase gabah hampa yang rendah, serta tidak mengalami kerusakan akibat hama maupun penyakit. Gabah dengan mutu yang baik akan menghasilkan rendemen beras yang lebih tinggi, memiliki daya simpan lebih lama, dan memiliki nilai jual yang lebih baik.

Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya penerapan teknik budidaya dan penanganan pascapanen yang tepat untuk mempertahankan kualitas gabah. Penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, pengendalian organisme pengganggu tanaman, serta pelaksanaan panen pada waktu yang tepat menjadi faktor penting dalam menghasilkan gabah bermutu tinggi. Setelah panen, gabah dianjurkan segera dirontokkan, dikeringkan hingga mencapai kadar air yang sesuai, dan disimpan di tempat yang bersih serta memiliki sirkulasi udara yang baik agar kualitasnya tetap terjaga.

Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan petani, mulai dari persyaratan penjualan gabah ke BULOG, teknik menjaga mutu hasil panen, hingga kendala yang sering dihadapi saat proses pemasaran. Pendampingan dari PPL Desa Karangrejo memberikan tambahan informasi praktis yang sesuai dengan kondisi pertanian di wilayah tersebut sehingga materi yang disampaikan menjadi lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh petani.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa MBKM Universitas Brawijaya bersama PPL Desa Karangrejo berharap para petani semakin memahami prosedur penjualan gabah ke BULOG serta mampu meningkatkan kualitas hasil panennya agar memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Dengan meningkatnya kualitas gabah dan terbukanya akses pemasaran yang lebih baik, diharapkan pendapatan petani dapat meningkat sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Program MBKM yang tidak hanya memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa di lapangan, tetapi juga menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi dan pendampingan kepada petani. Kolaborasi antara mahasiswa, PPL Desa Karangrejo, dan kelompok tani diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan.

 

Penulis: Feriska Nasya Andini dan RR. Heiny Septya Adi_Fakultas Pertanian_Universitas Brawijaya (PSDKU Kediri)

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id