Malang, SERU.co.id – Sinergi antara Program RT Berkelas dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kelurahan Tulusrejo diapresiasi Wali Kota Malang. Sinergi tersebut dinilai mampu menghadirkan inovasi pengolahan sampah yang bernilai jual.
Wali Kota Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat MM mengungkapkan, kolaborasi antara program RT Berkelas dengan KMP Tulusrejo berjalan dengan baik. Saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) KKMP Kelurahan Tulusrejo, ia melirik pupuk kompos yang dijual di koperasi.
“Ini diproduksi dengan alat pencacah sampah organik yang diusulkan warga melalui Program RT Berkelas. Sampah organik kemudian diubah menjadi pupuk kompos dan dipasarkan di KKMP Tulusrejo,” seru Wahyu, Sabtu (27/6/2026).
Wahyu mengatakan, sinergi tersebut dinilai mampu menghadirkan solusi atas persoalan lingkungan. Bahkan, langkah yang dilakukan membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.
“Saya mengapresiasi kolaborasi dan sinergi antara program strategis nasional dan program RT Berkelas yang ada di sini. Ini bisa diaplikasikan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu menekankan, program strategis nasional bisa berjalan beriringan dengan program unggulan daerah. Kehadiran KKMP tidak hanya berfungsi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat.
“Pemberdayaan masyarakat memang seharusnya terintegrasi dengan kepedulian lingkungan dan penguatan finansial warga. Kami juga mengapreasi KKMP Tulusrejo dalam mengembangkan berbagai unit usaha yang menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sinergi ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan koperasi berbasis potensi wilayah. Ia optimistis langkah seperti itu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (bas/mzm)









