Lembah Tumpang Resort Malang, Padukan Pesona Alam dan Kemegahan Arsitektur Zaman Kerajaan Majapahit-Singosari

Lembah Tumpang Resort Malang, Padukan Pesona Alam dan Kemegahan Arsitektur Zaman Kerajaan Majapahit-Singosari
Salah satu replika candi zaman kerajaan di Lembah Tumpang Resort Malang. (ist)

Malang, SERU.co.id – Wisata dan tempat penginapan Lembah Tumpang Malang Resort padukan pesona alam dan kemegahan arsitektur zaman kerajaan Majapahit dan Singosari. Wisata itu lahir dari keinginan membuat tempat kumpul keluarga, namun kini berkembang menjadi penginapan dan lokasi edukasi sejarah yang memukau.

General Manager Lembah Tumpang Resort Malang, Wuri Widyowati menjelaskan, tempat wisata sekaligus penginapan ini lahir dari keinginan owner membuat lokasi singgah dan bersantai bersama keluarga. Dibangun secara bertahap, keelokan tempat tersebut justru memancing minat warga untuk mengunjunginya.

Bacaan Lainnya

“Berawal 4 kamar, 1 dapur dan 1 kolam renang estetik (kolam aurelia) yang dibuat untuk bermain bersama cucu-cucu beliau. Ternyata keberadaan kolam tersebut menarik banyak warga untuk izin berfoto maupun berenang. Minat warga semakin meningkat, hingga akhirnya dibangun fasilitas-fasilitas pendukung untuk dikomersialkan,” seru Wuri, sapaan akrabnya.

Wuri membeberkan, alasan pemilihan tema bangunan zaman kerajaan Majapahit dan Singosari yang megah. Lantaran owner merupakan mantan Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito dan keluarganya sangat mencintai visual dan seni.

Salah satu spot foto di Lembah Tumpang Resort Malang yang bernuansa zaman kerajaan. (ist)
Salah satu spot foto di Lembah Tumpang Resort Malang yang bernuansa zaman kerajaan. (ist)

“Visualisasi Lembah Tumpang ini merupakan implementasi dari kecintaan beliau untuk mengangkat kembali sejarah kejayaan kerajaan (Majapahit dan Singosari) khususnya di Nusantara. Sekaligus sebagai edukasi atau reminder generasi muda untuk bisa mengambil hikmah terhadap nilai-nilai perjuangan dan kebesaran tokoh dan kerajaan,” jelasnya.

Ia menerangkan, wisata dan penginapan yang berdiri di atas lahan dengan luas 20 hektar ini, dilahirkan dari ide konsep bersama keluarga owner. Sedangkan untuk memperkuat kesan nuansa kerajaan, mereka mendatangkan replika patung-patung, dewi-dewi, relief, gapura paduraksa dan lain sebagainya, sebagian besar dari daerah Mojokerto.

“Sebagian besar patung didatangkan dari daerah Mojokerto. Beberapa bangunan khusus justru pematungnya yang kami hadirkan untuk mengerjakan di Lembah Tumpang. Bahkan durasi waktu pengerjaan ada yang sampai 1 tahun, seperti miniatur Candi Borobudur,” tuturnya.

Wisata buatan yang dibangun sejak 2015 ini memiliki target pasar pada semua kalangan, baik wisatawan lokal dan mancanegara. Memiliki lokasi yang dikelilingi dua sumber mata air, sehingga manambah suasana di dalam lokasi wisata itu, menjadi sejuk, segar dan menyehatkan.

Fasilitas sampan di area Lembah Tumpang Resort Malang. (ist)
Fasilitas sampan di area Lembah Tumpang Resort Malang. (ist)

“Dengan konsep family traveling lebih dipriorotaskan, mulai dari balita hingga manula bisa menikmati suasananya,” ungkapnya.

Meskipun sudah menjadi primadona wisatawan, untuk terus memberikan kepuasan terbaik kepada pengunjung. Pengelola Lembah Tumpang Resort terus melakukan inovasi, salah satunya fasilitas olahraga.

“Pengembangan dan penambahan selalu dilakukan untuk memberikan kepuasan dan kenyamanan tamu berwisata. In progress, sarana olahraga selain berenang sedang dibangun. Sebagai pilihan dan pendukung bagi tamu yang hobi olahraga,” imbuh Wuri.

Dikatakan Wuri, Lembah Tumpang Resort memiliki fasilitas cafe dan restoran dengan berbagai menu beragam, nikmat dan terjangkau. Sehingga, pengunjung tidak perlu resah saat membeli makanan di tempat wisata tersebut, karena harganya ramah di kantong.

Selain itu, karena sangat luas, lokasi wisata memiliki area parkir untuk memudahkan pengunjung menikmati setiap spot tujuan.

“Memudahkan pengunjung mobiling dari area satu menuju ke area yang lain. Hal ini merupakan konsep manajemen LT, untuk memudahkan para pengunjung untuk mengeksplorasi semua area. Serta menjadi satu-satunya tempat wisata dengan konsep tempat parkir di dalam kawasan wisata,” terangnya.

Cafe dan restoran di Lembah Tumpang Resort Malang. (ist)
Cafe dan restoran di Lembah Tumpang Resort Malang. (ist)

Wisata yang memadukan pesona alam terbuka dan kemegahan arsitektur era kerajaan ini memiliki fasilitas yang sangat luar biasa. Seperti kolam renang berbagai ukuran, ribuan arca, kolam koi, 7 gazebo, camping ground, hotel dan penginapan. Untuk weekend mereka juga menyediakan beragam fasilitas, dokar, flying fox, river tubing, fun canoe dan karawitan atau gending jawa.

“Andong dan sewa sepeda berbayar, Untuk hiburan disediakan free bagi tamu. HTM khusus Rp30 ribu bagi warga Slamet, Bokor dan Wringinsongo. Rp40 ribu bagi pelajar dan mahasiswa. Untuk rombongan diatas 15 pack,” jelasnya.

Bahkan pengunjung juga dapat menikmati fasilitas yang dimanfaatkan untuk berbagai acara. Seperti resepsi pernikahan, ruang pertemuan, rapat kerja dan pertemuan serta lain sebagainya.

Wisata yang berlokasi di Desa Slamet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang ini sangat mudah ditemukan. Dari arah Blimbing Kota Malang, pengunjung tinggal lurus saja, hingga bertemu Panti Asuhan Asy Syarif belok ke sebelah kiri. Selanjutnya lurus saja mengikuti jalan perkampungan hingga bertemu pertigaan dan ada jalan bercabang belok kanan, maka akan ketemu Lembah Tumpang Resort.

Untuk tiket masuk ke wisata Lembah Tumpang Resort sebesar Rp60 ribu di atas usia 4 tahun, harga tersebut sudah termasuk akses kolam dan spot foto bertema kerajaan.

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, pengunjung dapat menghubungi pengelola melalui media sosial resmi Lembah Tumpang Resort atau kontak whatsapp 0811320700.

Inspirasi destinasi wisata lainnya di Kabupaten Malang dapat diakses melalui website promosi wisata Kabupaten Malang di https://matic.malangkab.go.id/. Jangan lupa, saat berkunjung ke Kabupaten Malang, abadikan momen terbaikmu dan tag akun Instagram @disparbudkabmalang untuk berbagi pengalaman menikmati pesona wisata Kabupaten Malang. (wul/ADV)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id