Tingkatkan Kompetensi di Bidang Pertanian Hidroponik, Mahasiswa MBKM PSDKU Universitas Brawijaya Kediri Peroleh Pengalaman Praktis di P4S Hikmah Farm Pare Kediri

Tingkatkan Kompetensi di Bidang Pertanian Hidroponik, Mahasiswa MBKM PSDKU Universitas Brawijaya Kediri Peroleh Pengalaman Praktis di P4S Hikmah Farm Pare Kediri
Mahasiswa Program Studi Agribisnis MBKM PSDKU Universitas Brawijaya Kediri berfoto bersama Ketua P4S Hikmah Farm, Ririen Sariningtin S. E, dan mentor diklat usai kegiatan pengenalan awal lingkungan di P4S Hikmah Farm, Pare, Kabupaten Kediri.

Kediri – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi melalui pengalaman belajar langsung di dunia kerja. Sejalan dengan tujuan tersebut, mahasiswa Program Studi Agribisnis PSDKU Universitas Brawijaya Kediri melaksanakan kegiatan magang MBKM di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Hikmah Farm, Pare, Kabupaten Kediri.

Kegiatan magang yang berlangsung selama 5 bulan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam berbagai aktivitas budidaya hortikultura modern berbasis hidroponik. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengaplikasikannya dalam praktik nyata di lapangan. Program MBKM sendiri dirancang untuk memperkuat keterampilan teknis maupun non teknis mahasiswa agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja dan industri pertanian modern.

Bacaan Lainnya

Selama mengikuti program magang, mahasiswa terlibat dalam berbagai tahapan budidaya hidroponik, mulai dari penyemaian, pindah tanam, pemeliharaan, pengelolaan nutrisi, hingga panen dan penanganan pascapanen. Komoditas yang diproduksi di P4S Hikmah Farm meliputi selada, pakcoy, kale, caisim, dan samhongking dan beberapa tanaman sayuran daun lainnya. Seluruh komoditas tersebut dibudidayakan dengan standar yang baik dan telah memperoleh sertifikasi Prima 3, sebagai jaminan bahwa produk yang dihasilkan aman dikonsumsi serta memenuhi prinsip Good Agricultural Practices (GAP).

Selain membudidayakan berbagai jenis sayuran, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman langsung dalam budidaya melon premium dengan sistem drip irrigation di P4S Hikmah Farm. Kegiatan ini difokuskan pada pengelolaan tanaman melon berkualitas tinggi dengan beberapa varietas unggulan seperti My Love, Honey Globe, Dalmatian, dan Kinanti. Melalui metode irigasi tetes, mahasiswa diajarkan pengaturan nutrisi dan kebutuhan air secara lebih presisi sehingga pertumbuhan tanaman dapat optimal, menghasilkan buah dengan kualitas dan tingkat kemanisan yang lebih baik.

Selain mempelajari budidaya sayuran daun, mahasiswa juga dikenalkan dengan penerapan teknologi pertanian berbasis Internet of Things (IoT) yang digunakan di P4S Hikmah Farm. Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk memantau kondisi lingkungan budidaya secara real-time, seperti suhu, kelembapan, dan parameter penting lainnya. Pengenalan teknologi ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami transformasi digital yang saat ini mulai diterapkan di sektor pertanian.

Tidak hanya berfokus pada aspek teknis budidaya, mahasiswa juga memperoleh wawasan mengenai manajemen usaha pertanian. Mereka terlibat dalam kegiatan pencatatan produksi, pengemasan hasil panen, hingga proses pemasaran produk hortikultura kepada konsumen. Pengalaman tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai rantai agribisnis, mulai dari proses produksi hingga produk sampai ke tangan pelanggan.

Para peserta magang MBKM PSDKU Universitas Brawijaya Kediri mengungkapkan bahwa kegiatan magang di P4S Hikmah Farm memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga karena memungkinkan mereka terlibat langsung dalam berbagai aktivitas budidaya hidroponik, mulai dari penyemaian, pengelolaan nutrisi, pemeliharaan tanaman, hingga panen dan pascapanen. Selain memperoleh keterampilan teknis terkait budidaya hidroponik dan penerapan teknologi pertanian modern berbasis Internet of Things (IoT), para mahasiswa juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, dan pemecahan masalah yang dibutuhkan di dunia kerja.

Pihak P4S Hikmah Farm turut menyambut baik kehadiran mahasiswa MBKM karena dinilai dapat menjadi sarana transfer pengetahuan antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian masa depan.

Melalui program magang MBKM di P4S Hikmah Farm, mahasiswa PSDKU Universitas Brawijaya Kediri tidak hanya memperoleh pengalaman kerja nyata, tetapi juga meningkatkan kemampuan teknis, keterampilan komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan problem solving. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus mendukung pengembangan pertanian modern yang lebih inovatif dan berkelanjutan di Indonesia.

 

Penulis

  1. Risga Zulfa Sakinah (Agribisnis/Fakultas Pertanian)
  2. Devi Meliana Sari (Agribisnis/Fakultas Pertanian)
  3. Nesita Megantara Putri (Agribisnis/Fakultas Pertanian)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id