​Batu, SERU.co.id – Komite Ekonomi Agro Kreatif Kota Batu mengajak seluruh elemen dan potensi ekonomi kreatif di Kota Batu untuk bergerak bersama mengisi borang survei Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I). Seruan aksi kolektif ini ditegaskan sebagai momentum demi memicu kebangkitan ekonomi kreatif lokal, sekaligus menjadi pijakan utama dalam mewujudkan visi besar “Batu Agrokreatif – Road to City of Gastronomy”.
​Ketua Komite Ekonomi Agro Kreatif Kota Batu, Muhammad Anwar menegaskan, partisipasi aktif dari seluruh pelaku ekraf akan menjadi penentu kelayakan Kota Batu di panggung nasional maupun internasional.
​”Kota Batu memiliki modal yang sangat kuat. Kita punya kekuatan pertanian yang melimpah, kuliner lokal yang khas, inovasi pangan, serta UMKM kreatif yang terus berkembang. Melalui visi ‘Batu Agrokreatif’ kita ingin mengubah paradigma pertanian bukan lagi sekadar komoditas mentah. Melainkan sebuah pengalaman pariwisata edukatif (farm-to-table), produk ekonomi kreatif, dan identitas global kota,” seru Cak Anwar sapaannya.
​Belajar dari evaluasi nasional dan studi kasus kota-kota lain, Cak Anwar mengingatkan bahwa penilaian dari Kemenparekraf maupun UNESCO tidak bisa hanya mengandalkan narasi promosi atau klaim sepihak. Diperlukan data yang valid, spesifik, dan berbasis bukti (evidence-based). ​Oleh karena itu, pelaksanaan uji petik PMK3I ini menjadi prasyarat mutlak yang wajib dipenuhi.
“Pengisian borang survei oleh seluruh ekosistem ekonomi kreatif menjadi kunci utama dalam mengumpulkan data makro maupun mikro tersebut,” tuturnya.
Anwar mengungkapkan, ​28 Juli 2026 adalah batas akhir pelaksanaan Uji Petik PMK3I bersama Tim Kemenparekraf. Selanjutnya ​1–4 September 2026 adalah batas final pengumpulan dan pengajuan dokumen (Dossier) UCCN Nasional. Selanjutnya pada ​1 Oktober 2026 adalah pengumuman resmi dua Kabupaten/Kota yang lolos seleksi nasional untuk didelegasikan ke UNESCO.
​”​Demi menyukseskan target besar ini, kami mengimbau masyarakat pelaku ekonomi kreatif, komunitas seni, akademisi, pelaku usaha kuliner/perhotelan, hingga media untuk mengambil peran aktif mengisi borang survei. Satu partisipasi Anda dalam mengisi survei ini adalah satu langkah nyata yang membawa Kota Batu lebih dekat menuju City of Gastronomy. Mari kita tunjukkan kolaborasi hebat kita untuk kebangkitan ekonomi kreatif Kota Batu! Salam Kreatif!’ pungkasnya.
​Masyarakat dan pelaku industri kreatif Kota Batu dapat berpartisipasi langsung dengan mengisi borang survei resmi PMK3I melalui tautan berikut:​🔗 https://ekr.af/borang-pmk3i. (dik/ono)






