Malang, SERU.co.id – Personel Kodim 0833/Kota Malang menggelar latihan bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang di UPT Damkar Kota Malang. Latihan sinergis ini difokuskan pada simulasi penanggulangan kebakaran aktif, serta pengoperasian armada mobil pemadam kebakaran, Kamis (18/6/2026).
Perwira Seksi Operasional (PasiOps) Kodim 0833/ Kota Malang, Kapten Czi Dwi Tanoyo menyatakan, prajurit TNI harus memiliki kemampuan dasar penyelamatan yang adaptif. Tidak hanya dalam konteks pertahanan negara, tetapi juga operasi militer selain perang (OMSP).
“Tantangan di wilayah perkotaan seperti Malang ini sangat kompleks, kebakaran bisa terjadi kapan saja. Melalui latihan ini, personel kami diharapkan mampu menjadi first responder yang cekatan sebelum armada penuh dari Damkar tiba di lokasi,” seru Kapten Czi Dwi Tanoyo.
Latihan diawali pembekalan teori mengenai karakteristik api dan manajemen keselamatan kerja (K3) saat terjadi kebakaran. Setelah itu, para personel Kodim langsung diterjunkan ke lapangan untuk mempraktikkan teknik pemadaman.
“Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen TNI AD meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kota. Khususnya kebakaran di kawasan padat penduduk,” imbuhnya.
Dalam simulasi tersebut, personel Kodim 0833 diajarkan secara mendetail mengenai anatomi dan fungsi alat utama pada mobil damkar. Antara lain:
• Sistem Pompa (Pump System), dengan memahami cara mengalirkan air dari tangki dengan tekanan tepat.
• Penggunaan Selang (Hose Laying) yakni teknik menggelar dan menggulung selang secara cepat tanpa kusut.
• Nozzle Section, yakni mengatur pola pancaran air.
“Latihan yang berlangsung selama beberapa jam tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Sekaligus menegaskan kesiapan aparat teritorial dalam menjaga keselamatan warga Kota Malang dalam mitigasi bencana,” tandasnya. (*/rhd)









