Malang, SERU.co.id – Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang sebut proyek nasional pembangunan Jalan Gondanglegi-Balekambang alami keterlambatan penyelesaian. Dimana sebelumnya, pembangunan tersebut ditargetkan selesai, pada Mei 2026 ini diprediksi mengalami kemunduran hingga Desember 2026 mendatang.
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma menerangkan, keterlambatan penyelesaian proyek tersebut disebabkan karena kendala pembebasan lahan di sejumlah titik. Yang mana prediksi keterlambatan tersebut sudah ditetapkan melalui adendum kontrak oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
“Kemarin ada kendala pembebasan lahan, (kontraknya) sudah diadendum (perubahan kontrak) oleh kementerian,” seru pria yang kerap Oong itu.
Oong menjelaskan, untuk pengerjaan Lot 16A dengan panjang kurang lebih 16 kilometer dengan perubahan kontrak baru diprediksi akan rampung, pada Desember 2026 mendatang. Sedangkan pad Lot 16B, ditargetkan rampung lebih dulu pada September 2026.
“Desember tahun ini sudah selesai semua,” ujar Oong, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, ada beberapa titik lahan yang masih belum selesai pembebasan lahan. Sehingga dalam proses pengerjaan pekerja akan menggarap terlebih dahulu lahan yang sudah dinyatakan clear and clean.
“Misalnya ada lahan yang belum terbebaskan lahannya, ya itu ditinggal dulu. Bukan artian ditinggal untuk tidak dikerjakan. Yang lahannya sudah bebas, itu yang dikerjakan dulu,” jelasnya.
“Awalnya ada beberapa ratus bidang yang belum (dibebaskan). Saya yakin sekarang mungkin sudah di bawah seratus bidang,” imbu Oong.
Dikatakan Oong, diperkirakan progres pembangunan jalan tersebut hingga kini sudah mencapai 70 persen dari target. Selain itu terlihat di beberapa titik jalan tersebut sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. (wul/mzm)









