31 Wisatawan Surabaya yang Jadi Korban Pengeroyokan dan Pengerusakan Terindikasi Positif Narkoba

31 Wisatawan Surabaya yang Jadi Korban Pengeroyokan dan Pengerusakan Terindikasi Positif Narkoba
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi.(Wul)

Malang, SERU.co.id – Buntut dari kasus dugaan pengerusakan dan penganiayaan pada wisatawan asal Surabaya Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, polisi menemukan fakta baru yang mengejutkan. Betapa tidak dari 69 wisatawan tersebut, 31 orang diantaranya positif mengonsumsi narkoba.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menuturkan, dari 69 orang yang telah diperiksa, sebanyak 31 orang dinyatakan positif narkotika. Dan kini telah dalam penanganan Satresnarkoba serta ordinasikan dengan BNN Kabupaten Malang.

Bacaan Lainnya

“Dari hasil tes urine, 31 orang terindikasi positif narkotika dengan rincian 21 orang positif ganja. Kemudian 6 orang positif sabu dan 4 orang positif keduanya,” seru Taat.

Taat mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari langkah lanjutan pasca kejadian. Sekaligus memastikan kondisi seluruh rombongan yang terlibat. Serta akan dilakuakan proses assessment lebih lanjut oleh pihak BNN Kabupaten Malang.

“Koordinasi dengan BNN dilakukan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, termasuk kemungkinan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Sedangkan untuk 38 orang lainnya yang tidak terindikasi penyalahgunaan narkoba, kini telah dipulangkan menggunakan fasilitas bus dari BPBD Kota Surabaya.

Dikatakan Taat, pihaknya akan tetap mengedepankan pendekatan hukum yang profesional dan proporsional dalam menangani temuan tersebut.

“Penanganan akan kami lakukan sesuai prosedur, baik dari sisi hukum maupun aspek rehabilitasi bagi yang memenuhi kriteria,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, untuk insiden pengroyokan dan pengrusakan yang terjadi di Pantai Wediawu, pihaknya akan masih terus melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap para terduga pelaku.

“Kami tetap mendalami kasus utama dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut,” tungkasnya. (wul/ono)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id