Museum Anatomi UB Jadi Pusat Edukasi Guru Biologi, Hadirkan Pembelajaran 3D hingga VR

Museum Anatomi UB Jadi Pusat Edukasi Guru Biologi, Hadirkan Pembelajaran 3D hingga VR
FK UB menggelar tour Museum Anatomi bagi para guru yang tergabung dalam MGMP Biologi se-Malang Raya. (bas)

Malang, SERU.co.id – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya menggelar seminar edukasi bagi guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi se-Malang Raya. Melalui Museum Anatomi Departemen Keilmuan Anatomi Histologi, pihaknya menghadirkan pengalaman nyata dengan pembelajaran 3D hingga teknologi seperti Virtual Reality (VR).

Kepala Departemen Keilmuan Anatomi Histologi FK UB, Dr dr Rita Rosita MKes mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan memperkuat kualitas pembelajaran anatomi di sekolah. Karena itu, para guru Biologi jenjang SMA diajak untuk belajar dengan pendekatan langsung, interaktif dan berbasis teknologi.

“Penting bagi guru biologi untuk belajar langsung menggunakan organ atau cadaver asli. Sehingga mereka bisa memberikan pemahaman tiga dimensi (3D) kepada siswa, sekaligus mengaitkannya dengan konteks kesehatan,” seru Rita, Sabtu (18/4/2026).

Ia menjelaskan, Museum Anatomi FK UB tidak hanya difungsikan sebagai sarana pembelajaran mahasiswa kedokteran. Tapi juga dikembangkan sebagai pusat studi dan riset sistem tubuh manusia yang dapat diakses kalangan lebih luas, seperti siswa SMA hingga mahasiswa.

Para peserta tour Museum Anatomi UB menyimak penjelasan dari pendamping tour. (bas)
Para peserta tour Museum Anatomi UB menyimak penjelasan dari pendamping tour. (bas)

“Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih kontekstual terkait sistem tubuh manusia yang diajarkan di kelas XI SMA. Bahkan tidak sedikit dari mahasiswa perguruan tinggi lain yang datang untuk belajar, seperti dari jurusan Kriminologi Forensik,” ungkapnya.

Dalam kegiatan MGMP Guru Biologi se-Malang Raya ini, peserta mendapatkan materi dasar anatomi yang disesuaikan dengan kurikulum sekolah. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tur museum untuk mengamati langsung berbagai preparat anatomi, baik makroskopis maupun mikroskopis.

“Museum ini dilengkapi berbagai fasilitas pembelajaran, mulai dari organ asli sebagai media utama, manekin dan model anatomi. Tersedia juga teknologi digital seperti Virtual Reality (VR) yang memungkinkan pengunjung menjelajahi sistem tubuh manusia secara virtual,” terangnya.

Rita mengatakan, Museum Anatomi FK UB merupakan satu-satunya di Malang dan Jawa Timur. Sementara di tingkat nasional, museum anatomi terdapat di FK UI, FK Universitas Atma Jaya dan FK UGM.

“Dari sisi kapasitas, satu ruang museum mampu menampung sekitar 80 hingga 100 pengunjung. Untuk rombongan besar, sistem kunjungan dilakukan secara bergiliran dengan pembagian kelompok di beberapa stasiun pembelajaran,” jelasnya.

Meski terbuka untuk pihak luar, kunjungan ke museum ini tetap difokuskan pada kegiatan edukatif. Sekolah atau institusi yang ingin berkunjung diwajibkan mengajukan surat permohonan resmi terlebih dahulu kepada pihak fakultas.

“Ke depan, kami berencana mengembangkan fasilitas museum, terutama untuk aspek digital seperti penambahan perangkat VR serta sistem pembelajaran tematik. Selain itu, pengembangan virtual learning dan modul workshop sedang disiapkan, supaya pembelajaran bisa diakses lebih luas,” bebernya.

Melalui kegiatan ini, FK UB berharap, terjalin kolaborasi yang lebih erat dengan para guru biologi. Disamping itu, FK UB turut berkolaborasi bersama sejumlah pihak, salah satunya Museum Bagong dalam rangka mengenalkan ilmu anatomi kepada masyarakat.

“Museum anatomi ini kami harapkan terus berkembang sebagai pusat unggulan dalam riset anatomi manusia. Keberadaannya bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif dan berbasis pengalaman nyata,” tandasnya. (bas/rhd)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id