Malang, SERU.co.id – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-59 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya akhirnya ditutup dengan meluluskan 30 wartawan kompeten. Usai serangkaian acara mulai Pra UKW, Safari Jurnalistik dan Talkshow, Jumat (28/11/2025), serta UKW selama dua hari, Sabtu-Minggu (29-30/11/2025). Diikuti oleh 35 peserta wartawan, terbagi 18 wartawan jenjang Muda, 12 wartawan Madya, dan 5 wartawan Utama.
Rektor Universitas Insan Budi Utomo (UIBU), Dr Nurcholis Sunuyeko MSi menyampaikan, pihaknya sangat komitmen terhadap pendidikan bangsa. Termasuk akses pendidikan dan UKW yang digelar di Kampus C UIBU Malang ini, sehingga sukses menghantarkan para wartawan menjadi lebih kompeten dan profesional.
“Selamat kepada para wartawan yang telah lulus dan dinyatakan kompeten. Dengan ini kegiatan UKW angkatan 59 di UIBU dinyatakan ditutup,” seru Sam Rektor, sapaan akrabnya singkat, Minggu (30/11/2025).
Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya, Ir. Cahyono menyampaikan, UKW wajib diikuti oleh wartawan, sesuai aturan yang ditetapkan oleh Dewan Pers. Peserta yang lulus UKW ini harus memiliki etika dalam melakukan kerja jurnalistik dan Dewan Pers.
“Dengan aturan Dewan Pers, teman-teman wajib ikut UKW, tidak hanya wartawan tapi juga perusahaannya harus terverifikasi. Kita sebagai jurnalis harus profesional, karena kita menghadapi seluruh elemen masyarakat tidak hanya pejabat, jadi harus ada pendidikannya,” ujar Cahyono.
Disebutkannya, UKW ini kembali digelar oleh PWI Malang Raya setelah kembali bersatunya para pengurus PWI Pusat pada September 2025 lalu. Sehingga agenda PWI Malang Raya yang biasa mengagendakan setahun dua kali dilaksanakan UKW, baru bisa digelar akhir November 2025, setelah terakhir November 2023 lalu.
“Alhamdulillah, akhirnya bisa kembali tergelar meski di penghujung akhir tahun dan mendapatkan banyak pihak pendukung. Rencana awalnya memang untuk wartawan lokal Malang Raya yang tertunda naik tingkat, namun ternyata ada wartawan terjauh dari Bontang bahkan menjadi peserta UKW jenjang Madya terbaik,” urai wartawan senior Bhirawa ini.
Cahyono menambahkan, sudah 11 kali PWI Malang Raya menggelar UKW. Tercatat sudah 100 lebih wartawan yang dinyatakan kompeten dari 9 kali UKW yang digelar oleh PWI Malang Raya.
“Ujian ini tidak seperti apa yang kita bayangkan, tergantung apakah teman-teman sudah terbiasa melakukan pekerjaan sehari-hari dengan baik dan benar. Meskipun hari ini ada teman-teman yang dinyatakan tidak kompeten, tapi masih ada kesempatan untuk ikut kembali,” jelasnya.
Senada, Wakil Direktur UKW PWI Pusat, Eko Pamuji mengungkapkan, UKW merupakan salah satu indikator bahwa seorang wartawan benar-benar pantas menjalankan profesinya.
“Teman-teman cukup keren semua, yang membuat keren adalah berani ikut uji kompetensi. Banyak teman-teman di luar sana yang tidak mau diuji. Kalau teman-teman sudah lulus, artinya sudah pantas. Ini adalah salah satu ujian kepantasan,” katanya.
Terpisah, Koordinator Penguji UKW Angkatan 59 PWI Malang Raya, Djoko Tetuko berpesan, tugas wartawan sangatlah berat. Salah satu tugas wartawan yaitu menyampaikan kebenaran.
“Saya selalu sampaikan, wartawan adalah pekerjaan kita. Kita hidup di dunia wartawan rugi kalau tidak beriman, kalau tidak menyampaikan kebenaran. Wartawan dalam tugasnya menulis tentang kebenaran harus secata profesional dengan resiko dan pertanggungjawabannya, jadi wartawan itu berat,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu peserta UKW jenjang Muda dengan nilai terbaik, Eko Rudianto menyebut, UKW adalah kesempatan emas membentuk jurnalis yang berkarakter.
“Lewat UKW kita bisa mendapatkan banyak ilmu sekaligus validasi profesi wartawan, sehingga kita betul-betul layak disebut wartawan. Terima kasih PWI Malang Raya, terima kasih Asssesor untuk ilmu dan kesempatan yang luar biasa ini,” ungkap Eko.
Adapun UKW angkatan ke-59 di PWI Malang Raya ini terselenggara berkat dukungan banyak pihak, di antaranya:
- Universitas Insan Budi Utomo (UIBU)
- Bank Indonesia Malang
- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.
- Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang
- Bank Central Asia (BCA) Malang
- PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus
- PT Best Profit Futures
- Tychi Hotel
- Politeknik Negeri (Polinema) Malang
- Universitas Negeri Malang (UM)
- The Alana Hotel
- Perumda Tugu Tirta Kota Malang
- Golden Tulip Hotel
- Ijen Suites
- Grand Mercure Malang Mirama
- Pemuda Pancasila Kota Malang
- Hotel Pelangi
(rhd)








