Biasanya, isi pengiriman paket jelang hari raya itu berupa parsel, kue kering, dan baju baru lebaran.
Untuk tarif sendiri, Ridwan menyebut tidak ada kenaikan tarif. Patokan tarif dilihat dari jenis barang, berat dan tujuan paket yang bakal diantarkan.
“Tidak ada, tidak boleh kita naikkan. Kalau tarif itu tergantung tujuan dan beratnya,” sambungnya.
Ridwan menjelaskan, untuk keterlambatan pengiriman pihaknya mengupayakan tidak ada keterlambatan.
“Kalau keterlambatan biasanya melalui darat karena macet mendekati lebaran. Tapi itu bukan keterlambatan, biasanya Switch Bill of Lading (SWB) nya tetap, tetapi diambil batas maksimal. Kita upayakan tidak ada keterlambatan,”tuturnya. (wul/ono)
Baca juga:
- Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah Tembus Final AFC Futsal 2026, Usai Tekuk Jepang 5-3
- Penuhi Janji Sapu Bersih, Jakarta Pertamina Enduro Tundukkan Jakarta Electric PLN 3-0
- LavAni Jaga Puncak Klasemen, Cukur Bersih Bhayangkara 3-0 di Seri Pembuka Malang
- DPRD dan Pemkab Malang Pastikan Secara Yuridis Coban Sewu Masuk Geografi Kabupaten Malang
- Viral di Sosmed, Gus Idris Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual dan Wanprestasi








