Pelaku Penggorokan Kekasih Gelap Ampelgading Bunuh Diri

Rilis dan menunjukan barang bukti pembunuhan dan bunuh diri oleh Sukarni. (wul) - Pelaku Penggorokan Kekasih Gelap Ampelgading Bunuh Diri
Rilis dan menunjukan barang bukti pembunuhan dan bunuh diri oleh Sukarni. (wul)

Malang, SERU.co.id – Sempat menjadi buron selama 40 hari Sukarni (32), pelaku utama dalam pembunuhan pasangan gelapnya, Linawati (33) yang merupakan tetangganya di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang dengan cara digorok menggunakan pisau belati, Minggu (18/12/2022) lalu, akhirnya diketemukan dengan keadaan yang sudah meninggal dunia, dengan cara gantung diri di pohon kopi belakang SDN 04 Lebakharjo, Senin (31/1/2023) sekitar pukul 07.00 pagi.

Kasatreskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Rizky Saputro menegaskan, sebelum diketemukan dalam keadaan meninggal dunia, pihaknya berusaha memburu tersangka dengan mengerahkan 4 tim, dengan medan yang sulit dan cuaca yang kurang bersahabat sehingga menjadi kesulitan dalam mencari keberadaan Sukarni saat dalam pelarian.

Baca Juga

“Kami melakukan pengejaran sampai dengan tersangka ditemukan meninggal dunia, kurang lebih 40 hari kami melakukan pengejaran di Dusun Licin, Desa Lebakharjo. Dengan medan dengan kondisi yang sangat susah. Ada bukit pantai, sungai, dengan medan yang sangat sulit dan belum dijamah masyarakat setempat,” seru Iptu Wahyu, Rabu (1/2/2023) siang.

Iptu Wahyu mengatakan, di minggu pertama pencarain pihak kepolisian sempat melakukan penyelidikan di sekitar SDN 04 Lebakharjo, dimana dirinya sempat bersembunyi dan tidur di termpat tersebut.

“Diketahui bahwa tersangka tidur di SD depan rumah tersangka. Kami melakukan penggerebekan, namun saat digrebek, ia melakukan perlawanan,” tuturnya.

Namun, penangkapan itu tergagalkan karena tersangka melakukan perlawanan terhadap para petugas dengan menggunakan pisau yang diduga kuat juga dirinya gunakan untuk membunuh ibu dari anaknya itu.

“Ia selalu membawa pisau belati. Saat pengejaran, sebelum sampai ke atas bukit, salah satu anggota berhasil menembak tersangka mengenai kaki kanan di bawah lutut. Tapi ia berhasil kabur. Karena waktu itu kondisinya malam, jam 03.00,” jelas Iptu Wahyu.

Berita Terkait