Risma juga mengaku awalnya dirinya merasa kebingungan, bagaimana cara mengatasi dan meningkatkan daya beli para KPM. Terus dirinya mendapatkan inisiasi dari anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo.
“Saya bersyukur ada Pak Andreas yang saat bingung dari mana duit untuk mengentaskan mereka, tiba-tiba Pak Andreas datang, menawarkan konsep ini dengan BI kerja sama, saya bersyukur sajalah kalau di Surabaya sama sekali tidak saya kasih modal gitu. Tapi kalau ini mungkin peralatan bisa saya support,” jelasnya.
Kegiatan dilakukan secara hybrid, dengan menghadirkan peserta sebanyak 500 PM secara offline dan 1000 PM secara daring. Mereka berasal dari Kabupaten Malang, Kota Batu, dan Kota Malang.
Ke depannya, diharapkan ada kegiatan lagi untuk mendorong kemandirian finansial dan meningkatkan kesejahteraan keluarga secara bertahap. (ws6/ono)
Baca juga:
- Semeru Team UM Sabet Dua Juara Shell Eco-marathon 2026 di Doha Qatar
- Noel Tuding KPK Rekayasa Kasus, Siap Dihukum Mati dan Bocorkan Inisial Partai
- Gus Fawait Minta Puskesmas di Jember Jangan Bergantung Terhadap APBD
- Ratusan Warga Sumberpucung, Selorejo- Rekesan Desak Tarif Portal E-toll Lahor Digratiskan
- Respon Cepat Satreskrim Polres Batu, Pelaku KDRT Pujon Diringkus dalam 2 Jam








