Tika menambahkan, sedangkan untuk terduga pelaku lainnya berinisial S sudah pernah menjalani pemeriksaan penyidik Satreskrim Polres Blitar.
“Hingga saat ini kasusnya masih terus dalam proses penyelidikan dan pendalaman Satreskrim Polres Blitar,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Budiono (54), warga Desa Banjarsari Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar, diketemukan dalam kondisi tergantung pada seutas tali yang diikatkan di pohon di pinggir tebing, di kebun desa setempat, Rabu (01/06/2022). Dia dilaporkan hilang oleh keluarganya sekitar dua minggu lalu.
Kapolsek Selorejo, AKP Eko mengatakan, penyebab korban kabur dari rumah dan nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri adalah karena ketakutan diperiksa polisi.
“Korban ini menghilang setelah mendapatkan surat panggilan pemeriksaan dari polisi terkait kasus asusila,” kata Eko.
Eko menambahkan, sebelumnya korban gantung diri tersebut sudah pernah diperiksa di Mapolres Blitar. Namun saat itu korban diperbolehkan pulang.
“Tak berselang lama korban mendapatkan surat panggilan lagi dari polisi kemudian meninggalkan rumah,” imbuhnya. (fjr/mzm)
Baca juga:
- Kader Golkar Kota Malang Berduka, Kirim Karangan Bunga Prihatin Atas Meninggalnya Kaderisasi
- Putaran Kedua Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Optimis Sapu Bersih di Malang
- Presiden Prabowo Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Optimalkan Penataan Stadion Gajayana
- Hotel Tugu Malang Hadirkan UND Peranakan Signature Hampers Sambut Imlek 2577 Kongzili
- Ketua DPRD Kabupaten Malang Mendaftarkan Diri Sebagai Calon Ketua KONI








