Dia juga menambahkan, organisasi tersebut merupakan wadah bagi mahasiswa yang berasal dari Kota Batu, untuk mengembangkan potensi manajerialnya.
“Sebagai organisasi non-profit, IMAKOBA mengalami pasang surut dalam menjalankan aktivitas dan program-program kerjanya,” ujar Ketua Tim Pengabdian UB tersebut.
Erfan juga mengatakan, dalam pelatihan tersebut meliputi beberapa materi yang disampaikan. Diantaranya, tentang perencanaan, pengorganisasian, personalia, pengarahan dan kontrol dalam mananjemen organisasi.
- PWI Malang Raya dan Diskominfo Kota Malang Bekali Siswa Sekolah Rakyat dengan Keterampilan Dasar Jurnalisme
- UM Kukuhkan Prof Poppy, Prof Agus Heri, Prof Samawi, Prof Syamsul dan Prof Hartatiek
- Siswa SD di NTT Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Perpisahan di Tengah Tekanan Ekonomi
“Hal ini sejalan dengan permasalahan yang dialami IMAKOBA. Seperti kurangnya kesadaran anggota untuk aktif, serta ikatan yang belum terbangun,” imbuhnya.
Selain itu, Ketua IMAKOBA, Dimas Hamdan mengaku, pelatihan yang diinisiasi oleh pihak UB tersebut sangatlah bermanfaat. Pasalnya, materi di dalamnya tersebut dapat menjawab segala problem yang ada di organisasi saat ini.








