Mahasiswa PSDKU UB Kediri Dampingi UMKM Bebek DM Menuju Sertifikasi IP CPPOB Melalui Program SAPA Kampus Berdampak Batch 8

Mahasiswa PSDKU UB Kediri Dampingi UMKM Bebek DM Menuju Sertifikasi IP CPPOB Melalui Program SAPA Kampus Berdampak Batch 8

Jakarta – Mahasiswa Program Studi Agribisnis PSDKU Universitas Brawijaya Kediri, Fatah Riopratama, melaksanakan kegiatan magang melalui Program SAPA Kampus Berdampak Batch 8 di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung sejak 9 Februari hingga 30 Juni 2025 ini berfokus pada pendampingan UMKM Bebek DM di Cilincing, Jakarta Utara, dalam pemenuhan persyaratan IP CPPOB (Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik). Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Fadli Mulyadi, S.P., M.P. serta mentor dari BPOM, Ita Vera.

Penyusunan Dokumen dan Penyuluhan Keamanan Pangan

Selama proses pendampingan, dilakukan penyuluhan keamanan pangan sekaligus penyusunan berbagai dokumen yang dibutuhkan perusahaan. Hasil pendampingan meliputi penyusunan 25 dokumen SOP, 12 dokumen pendukung, serta berbagai blanko CPPOB dan SSOP yang digunakan untuk mendukung sistem dokumentasi dan pengendalian mutu perusahaan. Selain itu, pelaku usaha juga diberikan pemahaman mengenai higiene, sanitasi, dan pentingnya penerapan keamanan pangan dalam proses produksi.

Bacaan Lainnya

Perbaikan Fasilitas Produksi dan Pengajuan Sertifikasi

Pendampingan tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga mencakup perbaikan fasilitas produksi melalui penataan area kerja, peningkatan praktik higiene dan sanitasi, serta renovasi beberapa bagian fasilitas yang diperlukan untuk memenuhi standar BPOM. Berbagai upaya tersebut berhasil meningkatkan kesiapan UMKM dalam memenuhi persyaratan sertifikasi.

Hasil pendampingan yang berlangsung selama hampir lima bulan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berbagai dokumen berhasil disusun, fasilitas produksi mengalami perbaikan, dan sistem keamanan pangan mulai diterapkan secara lebih terstruktur. Berbekal berbagai persiapan tersebut, UMKM Bebek DM berhasil melanjutkan proses pengajuan IP CPPOB kepada BPOM.

Ahyani selaku pemilik UMKM Bebek DM mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan pendampingan tersebut. “Pendampingan ini sangat membantu saya dalam mengenal lebih jauh bagaimana cara mendapatkan izin edar. Dengan adanya kegiatan ini saya juga merasa terbantu dan didampingi secara perlahan bagaimana cara membuat SOP dan dokumen-dokumen lainnya yang cukup banyak,” ujarnya.

 

 

Identitas
Nama : Fatah Riopratama
Mahasiswa : Universitas Brawijaya
Fakultas: Pertanian PSDKU Kediri
Program Studi : Agribisnis

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id