Mahasiswa MBKM PSDKU Universitas Brawijaya Kediri Terlibat dalam Persiapan Gertek 2026 di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri

Mahasiswa MBKM PSDKU Universitas Brawijaya Kediri Terlibat dalam Persiapan Gertek 2026 di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri
Potret lahan pertanian pada kegiatan Gelar Teknologi dan Inovasi Nasional 2026 di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan (Foto : Gabriela Yediza/Mahasiswi PSDKU UB Kediri)

Gabriela Yediza, Riris Angelina Hutapea, dan Damar Djati Nur Achmad – Mahasiswa MBKM Program Studi Agribisnis PSDKU Universitas Brawijaya Kediri

Kediri, SERU.co.id – Mahasiswa Program Studi Agribisnis PSDKU Universitas Brawijaya Kediri yang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) turut terlibat dalam persiapan Gelar Inovasi dan Teknologi (Gertek) 2026 yang akan diselenggarakan pada 6–12 Juli 2026 di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.

Bacaan Lainnya

Menjelang pelaksanaan kegiatan, berbagai persiapan terus dilakukan oleh panitia bersama perusahaan dan instansi yang terlibat. Salah satu persiapan yang menjadi fokus saat ini adalah penataan petak demonstrasi (demplot) yang akan digunakan untuk menampilkan berbagai inovasi dan teknologi pertanian kepada petani dan masyarakat umum.

Sebanyak 88 petak demplot telah disiapkan untuk menampilkan berbagai komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan. Setiap perusahaan maupun instansi peserta memperoleh petak lahan tersendiri untuk memperkenalkan teknologi, produk, serta metode budidaya unggulan yang dimiliki. Saat ini, sebagian besar petak telah tertata dan tanaman yang ditanam, termasuk jagung, mulai menunjukkan pertumbuhan yang baik.

“Sebagian besar petak demonstrasi telah tertata sesuai rencana dan tanaman yang ditanam sudah mulai tumbuh dengan baik. Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh peserta agar kondisi tanaman tetap optimal saat kegiatan berlangsung nanti,” ujarnya.

Gertek 2026 mengusung tema “Pertanian Modern untuk Swasembada Pangan Berkelanjutan”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi perusahaan pertanian di Jawa Timur untuk memperkenalkan inovasi dan teknologi terbaru yang dapat mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian. Melalui lahan demonstrasi yang tersedia, petani dapat melihat secara langsung hasil penerapan berbagai teknologi budidaya di lapangan.

Selain menghadirkan demplot pertanian, Gertek 2026 juga akan diramaikan dengan sekitar 70 stand pameran yang diikuti oleh instansi pemerintah, perusahaan swasta, pelaku usaha pertanian, serta berbagai mitra pembangunan sektor pertanian. Kegiatan tersebut juga akan menghadirkan forum Temu Petani yang ditargetkan diikuti sekitar 14.000 petani dari berbagai daerah.

Menurut Prasetyo, Gertek tidak hanya menjadi ajang pameran teknologi pertanian, tetapi juga sarana edukasi dan pertukaran informasi bagi petani untuk mengenal berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam usaha tani mereka.

“Tahun ini kami melibatkan berbagai perusahaan pertanian dari Jawa Timur untuk berpartisipasi dalam demplot maupun pameran. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi sarana berbagi informasi dan memperkenalkan inovasi yang mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian,” katanya.

Dalam kegiatan MBKM ini, mahasiswa PSDKU Universitas Brawijaya Kediri turut terlibat dalam berbagai tahapan persiapan kegiatan, mulai dari pendataan peserta, monitoring perkembangan demplot, pindah tanam tanaman refugia, pemberantasan hama tikus, koordinasi lapangan, hingga dokumentasi kegiatan. Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami proses penyelenggaraan kegiatan pertanian berskala besar sekaligus memperluas wawasan mengenai penerapan teknologi di sektor pertanian.

Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, akademisi, dan petani dalam Gertek 2026 menunjukkan pentingnya kemitraan dalam mendorong kemajuan sektor pertanian. Selain memperkenalkan inovasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antar pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

“Harapan kami, inovasi yang ditampilkan tidak berhenti pada saat pameran berlangsung, tetapi dapat diterapkan oleh petani sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Jawa Timur,” pungkas Prasetyo.

Melalui penyelenggaraan Gertek 2026, diharapkan semakin banyak inovasi pertanian yang dapat diadopsi oleh petani guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani. Upaya tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi pertanian, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan petani.

 

#PSDKUUBKediri #UniversitasBrawijayaKediri #UBKediri #MBKM #SDG8 #SDG9 #SDG17 #Gertek2026 #PertanianModern

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id