Salah Tangkap Pelaku Perampokan, 9 Anggota Polres Bogor Dicopot

Kasus pasutri salah tangkap di Bogor. (ist) - Salah Tangkap Pelaku Perampokan, 9 Anggota Polres Bogor Dicopot
Kasus pasutri salah tangkap di Bogor. (ist)

Jakarta, SERU.co.id – Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mencopot sembilan anggota polisi yang terlibat dalam kasus salah tangkap terhadap pasangan suami-istri (pasutri) di Bogor. Rio menyebut, sembilan anggota tersebut kini dalam pemeriksaan.

Rio juga meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan oleh anggotanya. Ia mengaku bertanggung jawab atas kejadian ini.

Bacaan Lainnya

“Ada sembilan (orang), sudah kita copot. (Anggota Satuan) Reskrim, nggak ada (anggota Polsek). Sudah kita copot, dalam rangka pemeriksaan,” seru Rio, Senin (12/2/2024).

Baca juga: Bawa Sabu 144 Kilogram, Pasutri Asal Sumatra Utara Terancam Hukuman Mati

“Jadi saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor atas kejadian itu. Saya yang salah, saya yang bertanggung jawab atas semuanya,” kata Rio.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial menunjukkan pasutri menjadi korban salah tangkap oleh belasan orang yang mengaku polisi. Korban salah tangkap tersebut mengaku disergap dan dituduh sebagai bagian dari sindikat perampokan.

Penangkapan itu merupakan bagian dari pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan yang telah terjadi di Rancabungur, Bogor. Empat tersangka yang sudah tertangkap sebelumnya memberikan ciri-ciri mobil seperti yang dimiliki oleh korban.

Baca juga: BRI Kanwil Malang – PWI Malang Raya Salurkan 250 Paket Sembako di 12 Titik Malang Raya

“Pelaku kemudian memberikan informasi penting terkait rekan-rekannya yang terlibat dalam kejahatan tersebut, termasuk menyebutkan ciri-ciri kendaraan yang sesuai dalam video viral tersebut, yang diduga adalah milik rekan-rekan pelaku sesuai yang disebutkan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara.

Anggota Polres Bogor pun melakukan penyelidikan dan penangkapan yang terekam dalam video viral tersebut. Setelah mengetahui bahwa pasutri tersebut tidak sesuai dengan ciri-ciri yang disebutkan, mereka langsung dilepaskan di lokasi kejadian. (hma/rhd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *