“Jadi kita mengedukasi kepada para distributor, bahwa hidup itu tidak hanya mencari makan dan nafkah saja. Tetapi juga berkontribusi kepada masyarakat dengan beramal baik ini,” jelas Mahila.
Rencananya, kegiatan ini akan terus dilakukan dan akan mengarah ke bagian Malang Selatan untuk kembali menggelar operasi pasar murah Migor.
Sementara itu, salah satu pembeli bernama Hera, asal Sumberpucung itu merasa sangat terbantu mengingat minyak goreng adalah salah satu kebutuhan utama guna menjalankan usahanya dalam membuat bawang goreng.
“Kemarin di pasar juga diinfo mbak, dari petugas pasar produksi brambang goreng mbak. Disini itu ecer Rp14 per kg lebih murah 10 liter,” terangnya. (wul/mzm)
Baca juga:
- Bank Jatim Bersama Seluruh Bank Anggota KUB Lakukan Pengesahan RSTI 2026-2029
- Dari Malang untuk Indonesia, EMBA Group Jaga Konsistensi Produk Fashion
- Long Weekend Isra Mikraj, Pertamina Gelontor 813 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jatim
- Kali Pertama Pertamina Layani Pengisian Avtur di Bandara Notohadinegoro Jember
- Sapa Perajin Telur Asin Pesanggrahan, Wali Kota Batu Siap Beri Pendampingan Terpadu Hadapi Tantangan Persaingan Pasar







