Senada, Ketua Program Studi PJKR, Yulianto Dwi Saputro MSc menyampaikan, acara ini terilhami akan pentingnya pelatihan yang profesional.
“Futsal mungkin kelihatan mudah, tapi ilmu tentang kepelatihan dan perwasitan di futsal bukan hal sepele. Karenanya, para mahasiswa PJKR kita ajak heppiee bareng senior mereka dalam coaching clinic ini,” tandasnya.
Hal sama, Ketua Rumpun Mata Kuliah Futsal, M Nidomuddin MPd mengatakan, mahasiswa senang sekali dalam coaching clinic ini. Terbukti, para mahasiswa dari pagi sudah sangat antusias mengikuti pelatihan ini.
“Karena ratusan mahasiswa PJKR ini ingin mengikuti jejak kesuksesan para alumni. Sekaligus berkarir secara profesional bahkan sebelum lulus kuliah dari IBU. Dan kegiatan semacam ini, kami berlakukan juga untuk matakuliah-matakuliah yang lain,” pungkasnya. (rhd)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







