Orang nomor satu di lingkungan Polres Batu itu juga menyinggung terkait adanya beberapa konflik antar perguruan silat yang terjadi di daerah lain. Kapolres bersyukur di Kota Batu tidak terjadi hal serupa. Ia berharap momen ini bisa menciptakan perasaan kekeluargaan lebih baik lagi.
“Menang atau kalah itu hal biasa, namanya pertandingan, tanamkan rasa kekeluargaan, masing-masing perguruan bisa saling menambah pengetahuan dan pengalaman,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu kapolres mengajak semua atlet silat dan seluruh keluarga besar pencak silat untuk menciptakan situasi kamtibmas agar wilayah Batu aman. Lebih dari itu, kapolres juga mengajak keluarga besar pencak silat untuk bersinergi dengan siapa pun juga. Bukan hanya berkaitan dengan prestasi olahraga namun penciptaan situasi yang kondusif.
“Kejuaraan ini juga kita gunakan untuk seleksi atlet menuju Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Jatim Cup,” tandasnya. (dik/mzm)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







