Dengan bekal pengalaman di bidang perikanan sejak 1998, dirinya memastikan kualitas ikan yang diolah Dapoer Kota Lama standart ekspor dan industri. Didatangkan langsung dari TPI Probolinggo, usai kapal melaut semalam dan berlabuh di dermaga.
“Ikan yang berkualitas adalah ikan yang langsung beku di kapal dengan penanganan khusus. Dan kualitas ikan DKL standart ekspor dan industri,” urai Yudi, yang mengaku pernah terjun melaut di kapal milik perusahaan Korea.
Sementara, Nina mengaku, memiliki resep khusus dalam mengolah berbagai jenis ikan dengan karakteristik masing-masing.
“Untuk ikan Pe, dijamin tidak akan bau amoniak sama sekali seperti pada umumnya. Agar ikan tidak bau tanah, setelah ikan dibersihkan kami beri air jahe direbus campur jeruk nipis, daun salam dan sere,” beber Nina, sedikit membuka rahasia.

Ditambahkan Nina, menyambut HUT ke-77 Republik Indonesia, DKL menawarkan pembelian selama bulan Agustus senilai Rp77.000, baik dine in maupun take away. Konsumen akan mendapatkan bonus ikan bakar, dengan syarat dan ketentuan berlaku. (rhd)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







