Sementara itu, Widyaiswara Pusdiklat Penanggulangan Bencana (PB) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jajat Suarjat menuturkan, pihaknya memberikan beberapa materi penting terkait kebencanaan. Materi tersebut meliputi manajemen bencana, manajemen logistik dan peralatan, SOP Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) dan kaji cepat.
Materi tersebut masuk dalam kurikulum berbasis kompetensi penanggulangan bencana sesuai standar Pusdiklat PB BNPB.
“Peningkatan kapasitas SDM personil Tim Reaksi Cepat itu dimaksudkan agar mereka tanggap. Outputnya diharapkan meminimalisir adanya korban jiwa hingga kerugian lain,” pungkasnya. (dik/mzm)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







