Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengaku, untuk penanganan PMK, alokasi dana desa (ADD) yang diplot untuk Covid-19 boleh digunakan. Namun dalam penggunaannya hanya untuk membeli jamu dan obat-obatan untuk mengembalikan imunitas hewan. Hal itu telah dibahas bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
“Apakah memang alokasi dana desa bisa dipindah dan ternyata memang boleh. Tetapi tidak bisa digunakan untuk mengganti sapi yang meninggal. Hanya untuk bantuan obat-obatan agar sapi-sapi yang saat ini suspek bisa selamat,” pungkasnya. (dik/ono)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







