Dirinya berharap tahun ini pengunjung terus merangkak naik, kembali normal seperti dulu kala seperti tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19.
“Iya harapannya anak muda-muda bisa semakin tertarik mempelajari sejarah. Agar kisah para leluhur kita tidak punah begitu saja, yang mana kisah itu sangat penting untuk kita ingat dan kenang sebagai bahan refleksi diri,” tutup Yossi. (ws6/ono)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







