Malang, SERU.co.id – Malang Town Square (Matos) merupakan salah satu pusat perbelanjaan di Kota Malang yang turut terdampak pandemi covid-19. Untuk bertahan, Matos terus berinovasi agar tetap mampu bertahan di tengah kondisi pandemi. Salah satunya, Matos menghadirkan Twilight Zone Roof, yang terletak di lantai atas guna menarik para pengunjung untuk datang.
Twilight Zone Roof menawarkan suasana sekaligus spot foto instragamble bernuansa vintage bangunan Eropa. Di area seluas 750 m2, Twilight Zone Roof mampu menampung 100 orang agar dapat menikmati pemandangan landscape Kota Malang pada sore hari hingga malam hari, mulai pukul 16.00 – 21.00.
“Konsep tempat nongkrong outdoor bagi anak-anak muda maupun keluarga ini menawarkan Iayanan makanan yang berasal dari tenant Matos. Bisa take away dengan minimum pembelian Rp50.000 per orang,” seru Fifi Trisjanti, Mall Director Matos.

Disebutkannya, hadirnya Twilight Zone Roof ini sebagai bentuk inovasi selama pandemi. Dengan strategi yang diimbangi dengan jaminan keamanan dan kenyamanan pengunjung dengan kelengkapan sarana prasarana protokol kesehatan ketat. Respon masyarakat pun cukup positif sejak diperkenalkan pada 31 Agustus 2021.
Terletak di area outdoor (bukan area tertutup), Twilight Zone Roof memberikan kenyamanan serta keamanan di masa pandemi. Untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, mulai scan barcode peduli lindungi, cek suhu, dan lainnya, sejak pintu masuk di tiap lantai.
“Dengan kehadiran Twilight Zone Roof ini, kami harapkan Matos tetap menjadi pilihan yang ideal. Bukan hanya sebagai tempat berbelanja, namun juga sebagai tujuan wisata pengunjung,” imbuh Fifi.
Kedepannya, Matos akan menghadirkan cafe dan venue untuk acara tertentu di area tersebut. Seperti acara ulang tahun, intimate wedding, dan foto pre-wedding.
Sebagai bentuk kepatuhan dan kepedulian terhadap kenyamanan, keamanan dan kesehatan pengunjung, seluruh karyawan telah mendapatkan vaksin lengkap. Bahkan beberapa kali, Matos juga menjadi tempat vaksinasi massal.
“Kami bekerjasama dengan beberapa instansi, baik pemerintah ataupun instansi lainnya. Dengan tujuan untuk meningkatkan herd immunity, agar masyarakat semakin terlindungi dengan program vaksin,” pungkasnya. (rhd)
Baca juga:
- Strategi Entaskan Kemiskinan, Pemkab Jember Siapkan Kolaborasi Perhutanan Sosial Lewat Skema IAD
- CIMB Niaga Resmikan Syariah Digital Branch Dukung Ekosistem Halal di Malang Raya
- Tutup KCS 39, SMK PGRI 3 Malang Kukuhkan 987 Siswa Baru Skariga
- Ustazah Nia Hajar Ternyata Sosok AI, Begini Respons Berbagai Pakar
- Mengapa Rumah Jampidsus Dijaga TNI di Tengah Penyidikan Kasus Korupsi Besar?









