Talaud, SERU.co.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (10/7/2021). Gempa yang terjadi pada pukul 07.43 WIB memiliki kedalaman 10 km dengan titik koordinat 2.99 LU-126.63 BT.
Pusat gempa berada di laut 112 km Barat Daya Melonguane. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, gempa yang terjadi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault),” ungkapnya.
BMKG melaporkan, terjadi delapan kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar M 5,8 dan terkecil M 3,5. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Talaud akan segera melakukan koordinasi dengan pihak desa dan kecamatan. Menurut BPBD, belum ada informasi kerusakan dari warga. Bahkan, warga di kecamatan Tahuna tidak merasakan guncangan dan tetap beraktivitas normal.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” ujarnya. (hma/rhd)
Baca juga:
- Akhiri Polemik, Dishub Kota Batu Sukses Mediasi Driver Online dan Angkutan Umum
- Pakar Pariwisata Dorong Pemkot Batu Terapkan E-Parkir di Seluruh Destinasi Wisata
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan







