Malang, SERU.co.id – Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi sebut anggaran untuk pemenuhan kebutuhan air bersih Sekolah Rakyat (SR) permanen di Desa Srigonco kurang lebih menelan anggaran mencapai Rp12 miliar.
Menurut Syamsul, untuk pembangunan sekolah yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto tersebut, Perumda Tirta Kanjuruhan, telah mengajukan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari sumber yang dimanfaatkan ada di Desa Bantur.
“Saat ini masih dalam tahap lelang oleh Kementerian PU (Pekerjaan Umum) RI. Dengan total anggarannya sekitar Rp12 miliar,” seru Samsul.
Dirinya menjelaskan, selain memenuhi kebutuhan air bersih di sekolah rakyat tersebut, SPAM ini juga dapat melayani kurang lebih 2.000 pelanggan di sekitar Desa Srigonco. Rencananya peningkatan kualitas pelayanan Perumda Tirta Kanjuruhan tersebut akan dibangun di tahun ini.
“Insya Allah tahun ini akan dibangun. Tetapi kami belum bisa memastikan kapan selesainya,” jelasnya.
Dikatakan Samsul, agar pembangunan SR Srigonco bisa tuntas pada pertengahan 2026, pihaknya mengusulkan pemenuhannya menggunakan skema penyediaan air minum berbasis masyarakat (Pamsimas). Sehingga bisa beroperasional sesuai jadwal, yakni Juli 2026 mendatang.
Sebagai informasi, hingga kini setidaknya sudah lima fasilitas di Sekolah Rakyat tersebut sudah dibangun. Seperti masjid, gedung ibadah, asrama, kantin dan ruang kelas. Dimana setiap bangunan tersebut memiliki proses yang berbeda, sehingga progresnya cukup beragam. (wul/ono)









