Malang, SERU.co.id – Perusahan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan terus meningkatkan kualitas layanan dengan memperluas akses air minum aman. Yakni melalui penyiapan tiga program prioritas di wilayah Malang Selatan.
Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi menjelaskan, upaya ini merupakan bentuk komitmennya dalam memperluas akses air minum. Dimana program-program tersebut didorong untuk memperoleh dukungan, pendanaan pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
“Ini sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan Air Minum yang semakin merata, andal dan berkelanjutan bagi masyarakat,” seru Samsul, Rabu (1/4/2026).
Samsul menjelaskan, beberapa program-program yang akan diaplikasikan. Seperti pembangunan Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) Diyeng II untuk melayani 5 kecamatan di Malang Selatan. Yaitu Pagak, Kalipare, Donomulyo, Bantur serta Kepanjen bagian selatan dengan rencana Anggaran Biaya sebesar Rp250 miliar.
“Program ini berada dalam rangkaian penyiapan pembiayaan Loan Green Infrastructure Initiative menuju Daftar Rencana Pinjaman Prioritas Luar Negeri atau Green Book 2026,” jelasnya.
Ia menuturkan, jika Program ini akan berkapasita debit 240 liter per detik, dengan target calon pelanggan sebanyak 23.920 sambungan rumah (SR) pada 5 Kecamatan. Dengan rincian Pagak sebanyak 6.281 SR, Kalipare 6.863 SR, Donomulyo 8.102 SR, Bantur 780 SR dan Kepanjen bagian selatan 1.894 SR.
Selanjutnya program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Durmo, yakni pelayanan untuk Sekolah Rakyat dan Masyarakat di Desa Srigonco Kecamatan Bantur. Dengan estimasi anggaran biaya sebesar Rp12 miliar.
“Sistem Penyediaan Air Minum Sumber Durmo ini dirancang dengan kapasitas 20 liter per detik. Program ini disiapkan untuk mendukung pelayanan air minum bagi kawasan pendidikan dan masyarakat sekitar. Dokumen kesiapan menunjukkan bahwa pengembangan layanan untuk Sekolah Rakyat dan masyarakat Desa Srigonco telah didukung unsur utama kesiapan pelaksanaan dengan meliputi kesiapan lahan rencana,” jelasnya.
Selanjutnya, program ini untuk melayani Kebutuhan Air Minum Sekolah Rakyat dan target 1.000 Sambungan Rumah masyarakat Desa Srigonco.
Untuk program ketiga, adalah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Desa Durenan, Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo. Ditujukan untjk melayani kebutuhan Air Minum Kampung Nelayan Merah Putih dan Masyarakat Desa Pujiharjo, dengan Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp11 miliar.
Dimana berdasarkan dokumen perencanaan, program ini dirancang dengan kapasitas 25 liter per detik. Untuk melayani total 2.000 sambungan rumah, yang terdiri atas 500 sambungan rumah di Kampung Nelayan Merah Putih dan 1.500 sambungan rumah masyarakat Desa Pujiharjo.
“Program ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi Kawasan Pesisir Pantai dan Masyarakat sekitar Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo,” kata Samsul.
Dikatakan Samsul, Perumda Tirta Kanjuruhan terus berkomitmen untuk terus mendorong penguatan layanan Air Minum yang Responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pengembangan peyanan Air Minum di 5 Kecamatan Malang Selatan.
“Sistem Penyediaan Air Minum Sumber Durmo untuk Sekolah Rakyat Desa Srigonco dan Sistem Penyediaan Air Minum Durenan Desa Pujiharjo. Merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk memperkuat pelayanan dasar, mendukung kawasan prioritas dan memastikan manfaat pembangunan. Guna dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kabupaten Malang,” kata Samsul. (wul/ono)









