Meninggal Sehari Setelah Ditemukan, Polisi Buru Pembuang Bayi di Bululawang 

Meninggal Sehari Setelah Ditemukan, Polisi Buru Pembuang Bayi di Bululawang 
Prose pemeriksaan medis pada tubuh bayi yang diduga dibuang orangtuanya di Bululawang. (Ist)
Malang, SERU.co.id – Sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan area Pemakaman Umum Sanggrahan, Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jumat (15/5/2026). Ditemukan dalam keadaan hidup, sehari setelah mendapatkan perawatan medis, bayi malang itu dinyatakan meninggal dunia. Guna mengungkap siapa pelaku pembuangan dan orangtua bayi tersebut, petugas kepolisian melakukan upaya penyidikan.
Panit Reskrim Polsek Bululawang, Aipda Wahyu menjelaskan, bayi tersebut ditemukan oleh warga dimasukan dalam keadaan hidup di dalam gerobak. Dimana saat kejadian gerobak tersebut tengah berada di depan tukang ahli kunci tepi jalan raya. Jika melihat tali pusar bayi yang masih menempel pada ari-arinya, kuat dugaan bayi itu dibuang tak lama setelah dilahirkan ibunya.
“Yang menemukan warga setempat. Bayi dimasukkan ke dalam kresek warna hitam. Masih melekat tali ari-arinya. Kondisi masih hidup ditaruh di dalam gerobak,” seru Wahyu, saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5).
Wahyu menjelaskan, dari hasil pemeriksaan medis pada tubuh bayi yang diduga dibuang tak selang lama setelah dilahirkan itu kondisinya mengalami penurunan. Hal tersebut diduga, karena tubuhnya yang masih lemah dan lama terpapar udara luar sehingga harus mendapatkan penanganan medis lebih intensif.
“Bayinya dibawa ke Puskesmas Bululawang. Karena kondisinya kurang baik waktu ditemukan. Mungkin sudah terlalu lama di luar, lalu dirujuk ke RSSA Kota Malang. Karena kondisi semakin melemah, tadi pagi (Sabtu) informasinya meninggal,” terangnya.
Kendati demikian, proses pencarian pelaku pembuang bayi tersebut masih tetap dilakukan. Ia mengaku, pihak ya telah melakukan prose olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi di sekitaran lokasi penemuan. Petugas juga melakukan penyisiran rekaman CCTV di sepanjang jalur.
“Sementara ini memang belum kami temukan pelakunya. Namun, kami akan terus berupaya maksimal,” tuturnya. (wul/ono)
disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id