Jember, SERU.co.id – Ribuan warga memadati Alun-alun Jember. Mereka antusias mendatangi pembukaan Festival Kopi, Tembakau, dan UMKM Jawa Timur (Jatim) 2026.
Festival ini resmi dibuka oleh Pj Sekda Jember, Ahmad Imam Fauzi. Dalam sambutannya, Fauzi menyebut bahwa kopi, tembakau, dan UMKM memiliki ikatan yang sangat erat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Banyak ide dan gagasan besar lahir dari kopi, tembakau, dan warung,” seru Fauzi di hadapan para peserta festival, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Fauzi, ketiga unsur ini sejak dulu telah menjadi ruang berkumpulnya masyarakat. Dari sekadar nongkrong dan berdiskusi, aktivitas ini bahkan mampu membangun semangat kebangsaan.
“Kopi dan tembakau menjadi embrio dari berbagai kerja kebangsaan,” ujarnya.
Oleh karena itu, Pemkab Jember mendukung penuh gelaran festival ini. Langkah ini dinilai ampuh untuk menggerakkan sektor UMKM dan mendongkrak roda ekonomi lokal.
“Festival seperti ini harus terus dikembangkan agar UMKM semakin tumbuh,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) sekaligus pihak penyelenggara, Heru Subagio membeberkan alasan memilih Alun-alun Jember sebagai lokasi acara. Pihaknya ingin festival ini membaur dan bisa diakses dengan mudah oleh warga.
“Kami sengaja menggelarnya di Alun-alun agar semua lapisan masyarakat bisa menikmati,” ungkapnya.
Menariknya, festival ini menyediakan 40 stan UMKM yang seluruhnya diberikan secara cuma-cuma alias gratis bagi para pelaku usaha lokal.
“Semua stan UMKM gratis, kecuali yang digunakan dinas dari provinsi maupun kabupaten,” tandasnya. (sgt/mzm)









