Malang, SERU.co.id – Bapenda Kota Malang menerangkan, realisasi penerimaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kota Malang telah mencapai Rp40,2 miliar. Karena itu, pihaknya akan mengoptimalkan layanan jemput bola di kelurahan-kelurahan
Kepala Bapenda Kota Malang, Dr Handi Priyanto AP MSi mengungkapkan, capaian tersebut sekitar 30,36 persen dari target tahunan PKB sebesar Rp132,4 miliar. Untuk menggenjot realisasi pajak, pihaknya bekerjasama dengan Bapenda Provinsi Jawa Timur dan UPT Samsat Malang Kota.
“Kolaborasi itu diwujudkan dengan menghadirkan layanan terpadu pembayaran pajak kendaraan bermotor yang mudah dijangkau masyarakat. Salah satunya, menyediakan layanan pembayaran opsen PKB saat kegiatan jemput bola di kelurahan,” seru Handi, Selasa (12/5/2026).
Skema jemput bola itu disebut bukan pertama kali dilakukan, karena sebelumnya telah diterapkan dalam berbagai agenda pelayanan publik di Kota Malang. Handi berharap, kemudahan layanan pembayaran opsen PKB akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menuntaskan kewajibannya.
“Salah satu kegiatan terakhir digelar dalam Gebyar Pelayanan Publik dan UMKM pada peringatan HUT ke-111 Kota Malang tanggal 24 April 2026 lalu. Layanan pembayaran opsen PKB kembali digelar saat Sambang Kelurahan minggu depan,” ungkapnya.
Bapenda Kota Malang pun telah menyiapkan jadwal pelayanan terpadu di sejumlah kelurahan mulai Mei hingga Juli 2026. Layanan berlangsung pukul 09.00 hingga 15.00 WIB dengan menyasar dua kelurahan dalam setiap kegiatan.
“Rangkaian pelayanan dimulai pada 12 Mei 2026 di Kelurahan Lesanpuro dan Madyopuro. Kemudian berlanjut ke berbagai wilayah lain seperti Wonokoyo, Buring, Sawojajar, Cemorokandang, hingga Bunulrejo dan Jodipan,” sebutnya.
Handi menargetkan, langkah jemput bola yang dikombinasikan dengan sinergi lintas instansi mampu mendorong peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak. Hal tersebut berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah untuk menunjang pembangunan Kota Malang.
“Harapannya penerimaan opsen PKB maupun BBNKB bisa terus meningkat melalui pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat,” pungkasnya. (bas/mzm)









