Pangkalan LPG 3 Kg Fiktif di Ngawi Terungkap, Gunakan Nama Warga Almarhum

Pangkalan LPG 3 Kg Fiktif di Ngawi Terungkap, Gunakan Nama Warga Almarhum
Ilustrasi pengkalan LPG. (ist)

Ngawi, SERU.co.id – Pangkalan gas LPG 3 kg atas nama Bambang Sunyoto di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi menjadi sorotan. Selain nama tersebut sudah meninggal, ternyata operasional pangkalan LPJ tersebut tidak sesuai yang tercantum di pengajuan yakni Desa Bringin.

Berdasarkan data dari Pertamina dan Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi, pangkalan LPG 3 kg tersebut tercatat beralamat di Desa/Kecamatan Bringin dengan agen penyalur PT Mapan Jaya Gassindo.

Namun saat dilakukan penelusuran ke lokasi sesuai titik koordinat, awak media tidak menemukan papan nama pangkalan maupun aktivitas penjualan LPG 3 kg bersubsidi di tempat tersebut.

Kastiani, pemilik rumah di alamat tersebut, menjelaskan bahwa pangkalan atas nama Bambang Sunyoto merujuk pada almarhum suaminya. Ia mengungkapkan bahwa nama suaminya hanya dipinjam oleh seorang kerabat.

“Bambang Sunyoto itu almarhum suami saya, dulu namanya dipinjam oleh saudara bernama Totok dari awal pembuatan pangkalan Gas LPG 3 kg itu kita hanya dipinjam nama saja,” kata Kastiani kepada SERU.co.id.

Ia juga menegaskan bahwa selama ini tidak pernah ada aktivitas bongkar muat maupun distribusi LPG 3 kg bersubsidi di rumahnya.

Penelusuran kemudian dilanjutkan ke alamat yang disebutkan Kastiani, yakni di Dusun Bayem, Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Di lokasi tersebut, awak media bertemu dengan Karsi, istri dari Totok.

Karsi membenarkan bahwa nama Bambang Sunyoto memang pernah digunakan oleh suaminya untuk pengurusan pangkalan LPG 3 kg. Namun, menurutnya, pangkalan tersebut sudah tidak lagi beroperasi.

“Iya benar pangkalan LPG 3 kg atas nama Bambang Sunyoto di Desa Bringin itu memang dipinjam namanya oleh suami saya, Totok. Namun sudah saya kembalikan ke agen PT Mapan Jaya Gassindo setelah Bambang Sunyoto Meninggal,” jelasnya.

Sementara itu, pihak agen PT Mapan Jaya Gassindo melalui perwakilannya, Roy, menyatakan bahwa pangkalan atas nama Bambang Sunyoto sudah tidak aktif. Hal ini disebabkan karena yang bersangkutan telah meninggal dunia, dan proses penggantian nama telah diajukan.

“Oh iyaa untuk pangkalan atas nama tersebut sudah tidak aktif pak, dikarenakan yang diatas namakan sudah meninggal. Yang kemudian kami ajukan penggantian untuk di daerah yg lain,” pungkasnya. (nug/ono)

 

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id