Jember, SERU.co.id – Pj. Sekda Jember, Akhmad Helmi Luqman memberikan apresiasi tinggi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jember. Hal ini berkaitan dengan dedikasi para ASN yang turun langsung ke lapangan melakukan verifikasi faktual (Verval) data warga miskin.
Helmi menyebut tugas ini tidaklah mudah. Apalagi yang bertugas melakukan Namun, semangat yang ditunjukkan para ASN menjadi bukti kepedulian negara terhadap masyarakat kecil.
“Saya apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua ASN yang sudah melaksanakan verifikasi data dengan penuh sukacita dan duka di lapangan. Tapi ini semangat yang menunjukkan bahwa ASN itu terpanggil, itu bisa peduli terhadap warga miskin di Kabupaten Jember,” seru Helmi, saat menjenguk salah satu ASN yang dirawat di RS Dr. Soebandi, Senin (20/4/2026).
Kendati demikian, kata dia, Pemkab Jember tidak tutup mata terhadap kendala di lapangan. Helmi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar proses verifikasi ke depan berjalan lebih efektif dan efisien.
“Dan kami tetap berkomitmen untuk bisa memberikan evaluasi-evaluasi perbaikan ke depan untuk bisa dilakukan verifikasi yang lebih baik,” ujarnya.
Terkait adanya ASN yang mengalami kendala fisik seperti sakit atau faktor usia, Helmi memberikan kelonggaran. Dia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengedepankan solidaritas antar-rekan kerja.
“Kemudian juga kami sampaikan kemarin kepada OPD-OPD yang misalkan keberatan karena sakit, karena tua, karena sepuh misalkan. Nanti verval bisa diwakilkan kepada rekan kerjanya yang lain,” paparnya.
“Masa sih temannya enggak bisa bantu seperti itu? Dan yang penting itu dapat dipertanggungjawabkan datanya,” tambahnya.
Persoalan jarak tempuh yang jauh menuju wilayah pinggiran juga menjadi catatan serius. Helmi mengakui bahwa banyak warga miskin yang tinggal di area pelosok, sehingga keterlibatan ASN sangat dibutuhkan.
“Ini sebetulnya sudah (diatur), cuma karena terlalu banyak warga miskin yang di pinggiran, akhirnya mau tidak mau kita melibatkan mereka rekan-rekan ASN,” ungkapnya.
Ke depan, pihaknya berencana mengatur ulang plotting petugas. Agar lokasi verifikasi bisa lebih dekat dengan tempat tinggal ASN yang bertugas.
“Nanti kita evaluasi didekatkan yang posisi rumahnya,” tandasnya. (sgt/mzm)









