Dua PMI Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Meninggal Dalam Insiden Kebakaran Apartemen Distrik Tai Po

Dua PMI Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Meninggal Dalam Insiden Kebakaran Apartemen Distrik Tai Po
Ilustrasi kebakaran di Kompleks Apartemen Wang Fuk Courd, Distrik Tai Po, Hong Kong. (Ist)

Malang, SERU.co.id –  Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Malang dikabarkan meninggal dunia  menjadi korban insiden kebakaran di Kompleks Apartemen Wang Fuk Courd, Distrik Tai Po, Hong Kong.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Malang, Tri Darmawan menerangkan, laporan pertama masuk adalah PMI bernama Erawati (37), warga Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit. Selanjutnya PMI dengan nama Siti Khotimah (40), warga Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen.

“Ada dua warga Kabupaten Malang yang meninggal di Hong Kong. Sementara ada dua (yang terkonfirmasi),” seru Tri, saat dikonfirmasi, Minggu (30/11/2025).

Tri membeberkan, pihaknya telah melakukan upaya konfirmasi kepada suami korban atas nama Siti Khotimah. Dari komunikasi tersebut, pihak keluarga membenarkan jika korban bekerja sebagai PMI di Hong Kong dan turut menjadi korban kebakaran besar tersebut.

“Sudah saya konfirmasi ke suaminya, memang betul yang bersangkutan bekerja di Hong Kong. Dikabari KJRI Hong Kong meninggal karena kasus kebakaran. Atas nama Siti Khotimah. Warga Desa Panggungrejo,” jelasnya.

Tri Darmawan menambahkan, pihaknya kini masih menunggu kejelasan langkah lanjutan terhadap dua jenazah pahlawan devisa asal Kabupaten Malang itu. Mengingat saat ini, kondisi lokasi para korban bekerja mengalami kebakaran hebat dan menelan banyak korban jiwa.

“Nunggu juga dari Hong Kong, kita belum tahu. Harus ada otopsi apa segala macem, paling cepat dari kejadian kurang lebih 2 minggu. Tergantung nanti dari hong kong gimana, KJRI juga belum menghubungi kami. P4 itu lho belum ada info,” ungkapnya.

Diketahui, Kompleks Apartemen Wang Fuk Courd, Distrik Tai Po, Hong Kong mengalami kebakaran hebat pada, Rabu (26/11/2025) pukul 14.51 waktu setempat. Berdasarkan data terbaru kebakaran yang membakar 8 gedung apartemen itu, hingga kini dinyatakan sebanyak 279 orang hilang dan 128 korban jiwa meninggal. Sebanyak 11 Warga Negara Indonesia (WNI) berstatus PMI hilang dan 7 WNI dilaporkan meninggal. (wul/ono)

disclaimer

Pos terkait

iklan KKB Bank jatim