Berawal dari Skripsi, Buku Karya Maulana Fajri Dilaunching di UM

Wakil Ketua MPR RI dan peserta memegang buku karya Maulana Fajri. (ws10) - Berawal dari Skripsi, Buku Karya Maulana Fajri Dilaunching di UM
Wakil Ketua MPR RI dan peserta memegang buku karya Maulana Fajri. (ws10)

Malang, SERU.co.id – Ahmad Basarah gandeng Universitas Negeri Malang (UM) adakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI sekaligus peluncuran buku ‘Media, Propaganda, Kolaborasi Politisi’. Buku karya Maulana Fajri mahasiswa UIN Jakarta ini membahas publisitas Ahmad Basarah dalam membumikan Pancasila. Kegiatan tersebut bertempat di aula Ki Hadjar Dewantara lantai 7 Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UM, Jumat (9/2/2024).

Penulis buku, Maulana Fajri mengatakan, buku tersebut hanyalah permulaan. Dan terapannya masih jauh dari para funding father saat membumikan Pancasila, baik secara filosofis maupun historis.

Bacaan Lainnya

“Salah satu hal yang melatarbelakangi tulisan saya, jumlah penduduk Indonesia lebih dari 270 juta dengan 700 bahasa dan enam agama. Namun kemajemukan tersebut bisa dipersatukan oleh ideologi buatan manusia, yaitu Pancasila. Oleh karena itu, Pancasila sangat penting bagi masyarakat Indonesia,” seru Fajri, mahasiswa prodi Jurnalistik tersebut.

Baca juga: Polisi Gelar Rekonstruksi, Fajri Tenang Lakukan Mutilasi

Selain itu, keterbukaan liberalisme dan informasi pada era digital menjadi urgensi selanjutnya. Keterbukaan tersebut membuat banyak orang dengan mudah mendapatkan informasi mengenai ideologi lain. Kemudian ideologi lain tersebut bisa jadi dianggap sangat cocok untuk menggantikan ideologi Pancasila.

“Penetrasi ideologi lain tersebut membuat saya tergugah untuk melihat dan menelaah media massa mengenai Pancasila. Temuan saya menunjukkan, MPR menjadi lembaga paling berperan aktif melakukan sosialisasi empat pilar. Sosialisasi empat pilar tentu membutuhkan biaya besar, audiensi dan materi,” terang Fajri, sapaan akrabnya.

Menurut Fajri, sosialisasi empat pilar MPR RI tidak bisa setiap hari dilakukan, tetapi harus terstruktur. Namun, media massa mampu menyampaikannya hingga ke seluruh pelosok Indonesia. Maka dari itu, media massa menjadi alat bagus untuk membumikan Pancasila.

Baca juga: Bumikan Nilai-nilai Pancasila, Dandim 0833 Kota Malang Resmikan Kampung Pancasila Tlogomas

“Nah, yang selalu konsisten membumikan Pancasila dari berbagai berita di media massa adalah Pak Ahmad Basarah. Total ada 13 berita mengenai publisitas Ahmad Basarah di Antaranews dalam membumikan Pancasila. Kemudian semua itu saya jadikan objek penelitian skripsi hingga lahirlah buku tersebut,” ujar Fajri.

Terakhir, Fajri berharap buku karyanya bisa membuka jendela generasi Z untuk mempertahankan dan menjaga Pancasila. Tidak lupa dirinya meminta untuk saling mengingatkan satu sama lain dan membagikan pesan tersebut kepada setiap orang. (ws10/rhd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *