Pj Walikota Batu Raih Chief of Transformation Award Bidang Lingkungan Hidup

kepala dlh batu mewakili pj wali kota batu menerima penghargaan chief of transformation award bidang lingkungan hidup
Kepala DLH Batu mewakili Pj Wali Kota Batu menerima penghargaan Chief of Transformation Award bidang lingkungan hidup. (foto:ist)

Batu, SERU.co.id – Pj. Wali Kota Batu Aries Agung Paewai SSTP MM menerima “Chief of Transformation Award” dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.

Penghargaan di bidang lingkungan hidup itu secara simbolis diterimakan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Aries Setiawan di Auditorium Kemendikbudristek, Jakarta, Senin (20/3/2023).

Bacaan Lainnya

Baca juga : Giliran Kementrian ATR BPN, Ganjar Pemkot Batu dengan Penghargaan

Pj Wali Kota Batu secara terpisah menjelaskan, penghargaan ini merupakan hasil dari penerapan IKI (Inisiatif, Kolaborasi dan Inovasi) di Kota Batu.

Program ini sangat memberikan dampak nyata kepada masyarakat. IKI sendiri adalah sebuah program untuk memanfaatkan media digitalisasi untuk pengelolaan lingkungan hidup.

“Kolaborasi, meliputi kerjasama yang dilakukan bersama perguruan tinggi, dan inovasi yaitu banyak program digitalisasi yang digunakan untuk memudahkan memonitoring dan mengevaluasi program pengelolaan lingkungan hidup,” seru Aries.

Aries Paewai, sapaan akrabnya berharap, kolaborasi ini dapat memberikan dampak yang signifikan untuk pengelolaan lingkungan hidup yang lebih baik lagi di wilayah Kota Batu.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu sendiri, sejak Juni 2022 telah melakukan kolaborasi dengan SEAL dan AWS. Yakni sebuah program Sekolah Independen Bersertifikat (SIB) dari Kemendikbudristek.

“SIB merupakan salah satu program yang dilakukan Kemendikbudristek sebagai upaya untuk mendorong penyelesaian permasalahan yang dihadapi pemerintah daerah,” imbuhnya.

Baca juga : Kota Batu Raih Penghargaan Adipura 2022 Pertama Kali Pasca menjadi Kota Otonom

SIB merupakan digitalisasi serta akselerasi transformasi digital pada pemerintah daerah dengan melibatkan civitas akademika, atau mahasiswa yang belajar terkait bidang tersebut.

Ini merupakan program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah dan mendapatkan kemampuan, pengetahuan dan sikap di dunia industri. Caranya adalah dengan bekerja dan belajar secara langsung dalam proyek atau permasalahan riil. (dik/ono)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *