Tidak hanya berkeliling, rencananya bus Macito juga akan menjadi armada pengantar dan pendamping para wisatawan. Salah satunya membawa penumpang menuju kawasan Kayutangan Heritage sekaligus berkeliling di dalam kampung.
“Nanti kita kerjasama dengan kelompok sadar wisata (pokdarwis) di Kayutangan. Para wisatawan diberi kesempatan 30 menit, agar bawa ke dalam kampung Kayutangan Heritage, tidak hanya di diluar,” pungkasnya.
Dalam ujicoba dua armada baru, Wali Kota Malang ikut naik didampingi Ketua TP PKK Kota Malang bersama rombongan lainnya. Sedangkan bus satunya, disupiri langsung oleh Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto. (ws7/rhd)
Baca juga:
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund
- Warga Wiyurejo Digegerkan Penemuan Jenazah Petani Tergantung di Gubuk Kebun Apel







