UB Nobatkan Irgi dan Renata Sebagai Putra Putri Brawijaya 2022

Malang, SERU.co.id – Universitas Brawijaya (UB) menobatkan Irgi Rayvinza Miftakhulqaqim dan Anastasya Renata Amalia sebagai Putra-Putri Brawijaya (PPB) 2022. Kedua mahasiswa UB ini terpilih melalui beberapa tahapan seleksi yang diikuti oleh 101 peserta dari seluruh fakultas.

Keduanya mengaku, tak menyangka mampu hingga sampai di titik tertinggi ajang pemilihan Putra-Putri Brawijaya (PPB) 2022. Pasalnya, untuk mencapai posisi finalis, keduanya harus berjibaku melewati beberapa tahap seleksi.

“Saya tak menyangka, bisa sampai di titik ini. Dimana seluruh finalis harus melewati beberapa tahapan seleksi yang ketat. Apalagi para finalis juga memiliki kemampuan unggul dan karakter kuat, serta sangat layak untuk menjadi representasi UB,” seru Renata, diamini Irgi.

Renata memaparkan, tahapan pertama seleksi terdiri dari seleksi administrasi, open interview, dan deep interview, hingga terpilih 20 pasang semifinalis. Untuk selanjutnya melaju ke tahap seleksi wawancara terkait psikologi/kepribadian dan kemampuan bahasa asing. Dari seleksi tahap dua tersebut, terpilih 10 pasang finalis yang dilanjutkan dengan kegiatan pra-karantina dan karantina.

Pada masa karantina ini, seluruh finalis mendapatkan berbagai materi dan penugasan, kegiatan photoshoot, tes bakat, dan penilaian lainnya. Hingga puncaknya diselenggarakan Grand Final PPB pada 29 November 2022 sebagai penilaian dari seluruh rangkaian yang telah dilakukan.

“Menjadi bermanfaat untuk berbagai pihak merupakan cita-cita terbesar saya sedari kecil. Menurut saya, Putra-Putri Brawijaya dapat menjadi wadah untuk mengimplementasikan poin ketiga Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat,” papar mahasiswi Prodi Pariwisata Fakultas Ilmu Administrasi ini.

Hal tersebut, lanjutnya, terlihat dan sudah dibuktikan dari program-program PPB sebelumnya. Besar harapannya untuk dapat melanjutkan dan terus menyebarkan kebermanfaatan tersebut bersama seluruh Putra Putri Brawijaya 2022. Sebagai Putri Brawijaya, Renata akan membawa program atau advokasi terkait penerapan lingkungan inklusi, baik di internal PPB, UB, maupun di lingkup masyarakat luas.

“Salah satu harapan dan langkah yang ingin saya lakukan adalah melibatkan mahasiswa disabilitas untuk bergabung menjadi Putra Putri Brawjiaya, sekaligus Duta Kampus UB,” terang mahasiswi asal Bandung ini.

Sorry, you cant copy SERU.co.id!