Dia juga menyebutkan, pagar pembatas berada di ujung TPA yang bertujuan agar sampah-sampah itu tidak dibuang ke sungai. Dimana tembok pembatasnya juga baru saja kembali dibangun. Setelah mengalami kerusakan, pembangunan tembok itu merupakan kali ke-3.
Sebagai informasi, dalam satu hari setidaknya kurang lebih 30 gerobak sampah dari tiga dusun disetorkan ke tempat tersebut. Sehingga jika mengalami keterlambatan sedikit dalam pengambilan, penimbunan bisa sangat cepat terasakan. (ws6/mzm)
Baca juga:
- Pakar Pariwisata Dorong Pemkot Batu Terapkan E-Parkir di Seluruh Destinasi Wisata
- Perselisihan Dua Yayasan di Turen Belum Temukan Titik Terang di RDPU DPRD Kabupaten Malang
- Wujudkan Smart Green Campus, UB Tekankan Lima Aspek Ini
- Kesiapan Mental dan Finansial Jadi Pertimbangan Gen Z Menunda Pernikahan
- KAI Batalkan 38 Perjalanan KA Akibat Banjir, Penumpang Dapat Refund







